Persindonesia.com Jembrana – Salah satu dari dua jenazah yang ditemukan di Perairan Pantai Pebuahan, Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kabupaten Jembrana, pada Rabu (9/7), telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur di RSUD Blambangan, Banyuwangi. Jenazah tersebut diketahui merupakan warga asal Buleleng, Bali.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R. Eko Suyatno, mengonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan di wilayah Jembrana merupakan salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
“Informasi dari tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi bersama Biddokkes Polda Jatim, satu jenazah telah teridentifikasi atas nama Putu Mertayasa, 43 tahun, warga Jalan Pulau Serangan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng,” ujarnya, Kamis (10/7).
Gubernur Bali Paparkan Perubahan APBD 2025 dan RPJMD Baru di Hadapan DPRD
Jenazah Putu Mertayasa sebelumnya ditemukan oleh seorang nelayan asal Pebuahan. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diberangkatkan dari RSUD Blambangan menuju Pelabuhan Gilimanuk dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Buleleng.
Dalam proses pencarian korban lainnya, BASARNAS mengerahkan Search and Rescue Unit (SRU) bawah air yang disupervisi oleh Koarmada II. Tim telah melakukan observasi bawah laut meskipun terkendala kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Arus bawah laut sangat kuat, namun SRU berhasil menurunkan kamera bawah air hingga kedalaman 35 meter. Sayangnya, kamera tersebut terbawa arus, namun sempat menangkap citra objek pada kedalaman 48 hingga 49 meter,” jelasnya.
Kisah Nelayan Temukan Jenazah Saat Dikerumuni Burung Laut di Perairan Pebuahan
Sementara itu, pencarian melalui SRU laut difokuskan pada sektor selatan perairan, sedangkan SRU darat menyisir sepanjang pesisir pantai. Hingga Kamis sore, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya.
Berdasarkan data terkini, dari total 65 orang korban dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, 42 orang telah ditemukan, terdiri dari 30 orang selamat dan 12 orang meninggal dunia. Sebanyak 23 orang lainnya masih dalam pencarian. Ts






