JMB Gelar Monev dengan Pembinaan, Menuju MWBC di Malaysia

Persindonesia.com Jember – Dalam rangka persiapan Jember Marching Band / Marching Show MWBC 2025, yang akan diberangkatkan di keddah Malaysia, Kormi jember menggelar kegiatan pembinaan bagi para siswa Marching Band di GOR PKPSO Kaliwates kabupaten jember.

Hadir dalam acara pembinaan tersebut diantaranya adalah Kadispora jember, ketua PDHI jatim, ketua PDHI Jember, Anggota dewan komisi D, ketua Kormi jember, ketua IDCA Jember, serta wali atlit, Jumat (11/07/2025) malam.

Edy Budi susilo M.Si selaku Kadispora Jember menyampaikan kepada awak media bahwa pembinaan pembinaan yang dilakukan oleh JMB yang dimulai bulan januari sampai hari ini Selama 7 bulan masih banyak kekurangan, masih banyak yang harus diperbaiki, menurutnya karna ini masih internal ia akan menyampaikan apa adanya, kalau memang bagus saya akan sampaikan bagus, tetapi kelemahan kelemahan itu juga akan kita sampaikan, “ungkap edy budi susilo.

Minimnya Peminat Lowongan Perangkat Desa di Kabupaten Tegal Jadi Sorotan

Lebih lanjut edy budi menambahkan bahwa kepuasan kita ditengah bagus, maka kalau hari ini saya sampaikan bagus ini akan membuat anak anak terlena, maka dari itu akan saya sampaikan apa adanya. mungkin kalau dilihat dari mata awam, kesalahan itu tidak akan kelihatan kalau tadi ada bendera yang luput, untuk itu dikarenakan kita sudah terbiasa melihat sehari hari dengan mendampingi mereka, jadi kami semakin tau kalau di pembinaan ini masih ada kekurangan, “tambahnya.

Lebih jauh Kadispora Jember menekankan kepada pelatih JMB ini, agar bisa melatih mental kepada peserta dengan cara di DRILL, makanya hari ini kita mengevaluasi kekurangan yang ada pada perserta Marching Band ini. ” Terangnya.

Dengan tambahan waktu 60 hari lagi untuk melaksanakan pembinaan, Kadispora Jember ini menjelaskan bahwa mereka harus lebih giat lagi berlatih, dikarenakan pada tanggal 4 September nantinya akan diadakan uparacara pelepasan untuk diberangkatkan ke keddah Malaysia, “katanya.

Jenazah Perempuan Pakai Legging Hitam Ditemukan Nelayan di Perairan Pengambengan

Ia juga menitipkan pesan kepada pembina Kormi agar tidak berhenti dan tidak berpuas diri, dengan mempersiapkan perbaikan atau membenahi apa yang masih dirasa kurang, ” Ujarnya.

Kepada anak anak diharapkan agar lebih bersemangat, dengan apa yang tadi saya sampaikan agar jaga kesehatan, sehingga nanti tiba pas waktunya, sesuai apa yang kita harapkan bisa terwujud, “ucapnya.

Sementara Ahmad rusdam wakil ketua komisi D, DPRD Kabupaten jember sangat mengapresiasi dengan anak anak muda peserta JMB ini yang menurutnya belum pernah melihat olah raga yang atlitnya berjumlah 96 orang, dan ini tidak mudah untuk mengkompakkan sebuah even yang akan berangkat ke keddah Malaysia, dan ini adalah suatu nama baik jember yang kita bawa, “terang rusdam.

Bupati Badung Hadiri Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Alit dan Apresiasi HUT ST Yowana Patni di Banjar Anyar Tanjung Benoa

Terkait dengan anggaran rusdam menyampaikan bahwa diawal tahun kita bahas anggaran, kita sudah support untuk semua cabor yang ada di jember sehingga semua kegiatan cabor yang ada di kabupaten jember berjalan secara optimal, ” tambahnya.

Disinggung pemerintah tidak hadir dalam kegiatan JMB ini dan mereka banyak melakukan pembiayaan secara mandiri rusdam pun menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah ada support dari pemerintah, tetapi memang tidak sepadan dengan jumlah yang disediakan dikarenakan olah raga ini membutuhkan atlit yang banyak, tetapi meskipun dengan anggaran yang sedikit dari pemerintah wakil komisi D sangat mengapresiasi dengan semangat dari JMB ini, “ujarnya.

Lebih jauh Rustam juga menyampaikan nantinya ditahun 2026 komisi D akan coba menganggarkan untuk menambah anggaran. agar dengan penambahan anggaran nantinya akan mendapatkan support untuk jember Marching band ini, ” terangnya.

Gubernur Maluku Utara Kunjungi Badung, Pelajari Inovasi Pelayanan Publik di MPP

Disisi lain Ketua Kormi Jember H. Tribasuki menjelaskan bahwa target Kormi adalah membentuk pembinaan kepada atlit dalam rangka pemberangkatan JMB yang akan berlaga di malaysia, meskipun dalam pembinaan selama 7 bulan ini masih ada kekurangan, kedepan dengan masih adanya waktu 2 bulan, kita manfaatkan waktu tersebut untuk berlatih lebih giat dan semangat lagi, sehingga dengan waktu 2 bulan ini semoga akan bisa mendapatkan hasil yang maksimal, ” Jelasnya.

Masih menurutnya, Alhamdulillah pembinaan pembinaan Kormi ini kedepannya anak anak yang masih usia dini, terutama yang berusia 13 tahun untuk menuju tuan rumah porprov 2026, sekaligus ini adalah uji nyali dan uji mental dalam pemberangkatan ke Malaysia, dan ini masih ada 60 hari lagi, kita akan benahi musik dan visual serta nanti akan mendatangkan lagi pelatih musik dari yamaha, “tutupnya.(Nurul)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *