Jumlah Korban KMP Yunice Simpang Siur, Dit Polairud Polda Bali Update Data

Persindonesia.com Jembrana – Pasca tenggelamnya KMP Yunicee, untuk memperbaharui data korban yang sebelumnya terjadi perbedaan data antara Pos SAR Terpadu di Pelabuhan Gilimanuk dengan data yang dari Pos di Pelabuhan Ketapang. Dir Polairud Polda Bali melaksanakan jumpa pers bertempat di Posko SAR Gabungan Penyelamatan dan Evakuasi Pelabuhan Gilimanuk, Kamis malam (1/7/2021).

Tegakan Protokol kesehatan Covid 19,Kodim 0414/Belitung Gelar Operasi Yustisi

Dalam kegiatan tersebut, Dir Polairud Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi, S.I.K didampingi Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Adi Wibawa, S.I.K dan Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada. Pos SAR Terpadu Pelabuhan Gilimanuk yang menjadi Pos Induk. Sehingga Rabu sore hingga petang dilakukan sinkronisasi data melibatkan instansi terkait.

Dalam keterangan persnya, Direktur Polair Polda Bali, Kombes Pol. Toni Ariadi pukul 20.00 Wita memastikan data penumpang KMP Yunicee, dan juga memastikan data penumpang KMP Yunicee melebihi manifest maupun data yang beredar selama ini.

Heboh! Warga Temukan Orok Mengapung di Sungai

“Kita olah dan padukan data dari data yang meninggal, dari laporan orang hilang DVI Dokes Polda Bali, korban yang dibantu KMP Samudra Utama dan KMP SMSC Swakarya dan tagboat. Dipastikan yang onboard di kapal 76 orang. Terdiri dari 41 penumpang 16 kru list, 12 non manifet dari ASDP dan 5 penumpang non manifest, ada 36 korban selamat di Ketapang,” terangnya.

Toni melanjutkan, kapal SMS Swakarya menyelamatkan 23 orang, Samudra Utama 17 dan 1 togboat, totalnya 41. Tapi tercatat 36. Ternyata sebanyak 5 kru kapal yang tidak mau melapor ke Posko.

Kodim 0506 Gelar Vaksinasi, HUT ke-76 RI Masyarakat Indonesia Merdeka Dari Corona

“Sedangkan dari 13 ABK, yang selamat sebanyak 13 orang, 3 orang dalam pencarian merupakan petugas kantin. Data keselurahnya sebanyak 51 korban selamat, 18 dalam pencarian dan 7 meninggal dunia. Korban selamat dari manivest penumpang 24, dari kru list 13, non manivest ASDP 9 dan 5 penumpang non manivest, nama-namanya semuanya ada,” ujarnya.

Sementara, lanjut Toni, untuk 18 orang masih dalam pencarian, yang terdiri dari 12 orang dalam manifest, 3 orang dari kru list dan 1 orang merupakan office boy non manifest, sedangkan 2 balita juga non manifest yang merupakan anak dari bapak Gatot yang terdaftar di manitest, masih dalam pencarian.

Komsos Imbau Warga Selalu Bawa Hand Sanitizer Dan Prokes

“Dari 7 korban meninggal, 5 orang dalam manifest, dan 2 orang non manifest ASDP. pencarian korban yang belum ditemukan dan juga titik posisi bangkai kapal, Korpolairud Baharkam Mabes Polri menggunakan alat sonar 3D, helikopter dan ROV,” jelasnya.

Terkait video amatir yang beredar di media sosial, Toni menjelaskan, sudah memeriksa sejumlah awak kapal dan penumpang yang selamat. “Dalam video yang beredar, memperlihatkan adanya air di deck dan kamar mesin saat mulai pelayaran dari Ketapang, kami sudah memeriksa 12 orang saksi. Nanti kita gelar untuk menentukan apakah ini bisa dinaikan kepenyidikan apakah ada lainnya,” ucapnya.

Dinas Pariwisata Tangsel Akan Perintahkan PolPP Segel SPA Buka di Masa PPKM

Lebih jelasnya Toni mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemutakhiran data. Sampai saat ini sebanyak 18 orang dari masyarakat sudah melapor ke posko kehilangan anggota keluarganya. “Kemungkinan juga ada yang masih akan melapor kehilangan, ita akan croschek. Nanti kita akan update lagi,” jelasnya. (Sub/ed27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *