Beliau mengingatkan agar anggota Polri menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi, terutama di tengah sorotan publik akibat berbagai kasus yang viral belakangan ini. Kombes Agus juga menegaskan bahwa apel pagi merupakan sarana untuk memeriksa kesiapsiagaan dan kehadiran anggota sebelum melaksanakan tugas, sekaligus sebagai bentuk pengawasan internal.
Selain itu, beliau memberikan peringatan keras terkait bahaya keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, judi online, dan pinjaman online ilegal. Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya merusak karier dan kehidupan pribadi anggota, tetapi juga berdampak negatif pada institusi secara keseluruhan.

Setelah arahan tersebut, Tim Provoost Polda Bali yang dipimpin oleh Kasubdit Provoost Bid. Propam Polda Bali, I Ketut Dana, melaksanakan penegakan disiplin melalui pemeriksaan sikap tampang, kelengkapan surat-surat, serta pengecekan ponsel personel terkait kemungkinan adanya aplikasi judi online. Untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, seluruh personel Polsek Benoa juga menjalani tes urine yang dilakukan oleh tim dari Bid Dokkes Polda Bali yang dipimpin oleh Ni Ketut Sriasih.
Kapolsek Benoa, Kompol I Ketut Budiana, S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin anggota dan mengingatkan kembali hal-hal yang harus dihindari oleh personel. Beliau bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib, dengan hasil tes urine menunjukkan negatif untuk seluruh anggota, serta tidak ditemukan indikasi keterlibatan dalam judi online.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Bali dalam menjaga profesionalisme dan integritas anggotanya, serta memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
*