Dalam arahannya, Kapolda Bali menegaskan pentingnya pembentukan “Super Police” melalui peningkatan kinerja Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa dan kelurahan. “Bhabinkamtibmas harus selalu siap dan tanggap menghadapi berbagai persoalan di masyarakat. Bekerjalah secara profesional, layani masyarakat dengan responsif dan hati nurani, serta jangan pernah menyakiti masyarakat,” tegasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Bali, serta Kapolres dan Kapolresta se-Bali. Kegiatan dibuka oleh Dirbinmas Polda Bali Kombespol Agus Setiyoko, S.I.K., M.M.
Kapolda Bali juga menekankan pentingnya sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah, seperti ketahanan pangan, penyediaan makanan bergizi gratis, dan penegakan hukum atas tindak pidana prioritas.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang baik, Kapolda Bali menyerahkan penghargaan dari Baharkam Polri dalam ajang “VICVAPA BRAHMAGOLA”. Desa Kutuh, Kabupaten Badung, meraih juara 2 dalam Lomba Tiga Pilar Kamtibmas 2025 Zona B (Tengah). Penghargaan tersebut diberikan kepada AIPTU I Gede Anda Mantara (Bhabinkamtibmas Desa Kutuh), SERKA Dominggus Mai Sila, S.H. (Babinsa Desa Kutuh), dan I Wayan Mudana, S.T. (Kepala Desa Kutuh).
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Bhabinkamtibmas di Bali untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkokoh keamanan di wilayah masing-masing, sejalan dengan visi terwujudnya “Super Police” yang profesional dan berintegritas.
Krg.