Jakarta-Persindonesia.com,- Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan dari Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Tony Wenas beserta staf di Markas Besar Polisi Republik Indonesia Senin, 24/5/2021.
PT. Freeport sendiri saat ini sahamnya 51% sudah beralih dimiliki oleh PT. Freeport Indonesia (PTFI) berarti harapan besar hasil keuntungan bisa dirasakan oleh Rakyat Indonesia khususnya warga Papua.
“Pemerintah Indonesia sangat konsen membangun Papua, banyak yang sudah dilakukan terhadap peningkatan kwalitas hidup masyarakat Papua seperti Kesehatan, Pendidikan, Insfratruktur, dan Ekonomi UMKM,” ungkap Listyo Sigit.
Kapolri juga berharap PT. Freeport bisa bekerjasama dengan program Kepolisian seperti Binmas Noken, Noken itu adalah tas tradisional yang bagi orang Papua adalah simbol martabat dan peradaban serta kehidupan.
Binmas Noken sendiri adalah Satuan Tugas Khusus dibawah Operasi Khusus Nemangkawi yang dibentuk atas kebijakan Kapolri Prof. Jendral Polisi Tito Karnavian PhD, dengan SP Kapolri No.Sprint/231/1/2018 tanggal 31 Januari 2018 dan No.Sprint/335/II/OPS.1.1/2018 tanggal 9 Februari 2018 keduanya prihal Pejabat dan Personil Operasi Khusus Papua.
“Semua bisa berpartisipasi membangun Papua termasuk PT. Freeport,” kata Listyo Sigit.
“Kami sangat berterima kasih atas waktunya untuk bisa bersilaturahmi, serta berterima kasih support Polri dalam pengamanan Papua ada Satgas Amole, Satgas Nemangkawi, Polri juga berhasil mengungkap kasus pencurian pipa dan solar di gudang dinpelabuhan, sekali lagi kami sangat apresiasi kepada Polri dalam pengamanan di Papua khususnya PT. Freeport,” kata Tonny Wenas (sumber Twitter Divisi Humas Polri).
“Pihak Freeport sangat mendukung program Pemerintah di Papua, dana CSR kami sudah berjalan khususnya di 7 suku wilayah Freeport,” ungkap Tony.
CSR PT. Freeport di fokuskan pada Kesehatan, Pendidikan, Insfratruktur dan Pengembangan Ekonomi, sedangkan 7 suku di wilayah Freeport diantaranya adalah suku Amungme dan suku Kamoro. (Anang Takim)






