Karyawan PT. PLN UIW S2JB Disandera, Unit Wanteror & Unit Jibom Gegana Sumsel Diterjunkan

Sumsel Persindonesia.com | Pagi ini masyarakat Kota Palembang dikejutkan dengan suara rentetan senjata yang menggelegar dari Kantor PT. PLN Unit Induk Wilayah S2JB (Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu) yang berlokasi di Jln. Kapten A. Rivai No.37, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kamis (1/9/2022).
Setelah ditelusuri ternyata telah terjadi penyanderaan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal terhadap karyawan PT. PLN Unit Induk Wilayah S2JB di dalam kantor. Tidak lama dari peristiwa itu Unit Wanteror Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel dengan menggunakan kendaraan taktis tiba dilokasi kejadian.
Sebelum membekuk para pelaku penyanderaan, terlebih dahulu terjadi aksi tembak menembak antara personel Wanteror dengan para pelaku. Kemudian Unit Wanteror Den Gegana masuk ke dalam gedung kantor dan berhasil melumpuhkan serta menyelamatkan karyawan PT. PLN yang disandera.
Tidak berhenti disitu, para pelaku penyanderaan ternyata telah meletakkan sebuah bom dihalaman parkir Kantor PT. PLN UIW S2JB. Mendapatkan informasi tersebut Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel diterjunkan. Setelah memeriksa kondisi benda yang dicurigai dan memastikan bahwa benar merupakan sebuah rangkaian bom. Unit Jibom lalu melakukan tindakan Discrupter atau pencerai-beraian serta Disposal atau pemusnahan bahan peledak.
Kegiatan itu merupakan rangkaian simulasi Tanggap Darurat Huru-Hara dan Teror Bom bagi Pegawai dan Karyawan PT. PLN Unit Induk Wilayah S2JB (Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu), yang dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan.
AKP Feryanto, S.H., Kasubbag Dalops Satbrimob Polda Sumsel yang memimpin rangkaian simulasi tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama rutin yang harus selalu dijaga antara PT. PLN dan kepolisian dalam hal ini Satuan Brimob.
“Simulasi ini sangat penting dan harus terus ditingkatkan sebagai ajang pelatihan untuk menguji, mengevaluasi dan mengetahui atau memahami kondisi darurat dan gangguan. Tidak hanya untuk pegawai dan karyawan PT. PLN saja namun kegiatan simulasi ini juga sangat bermanfaat bagi kami sebagai personel Brimob untuk mengambil langkah jika kondisi terburuk terjadi sawaktu-waktu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *