Persindonesia.com Jembrana – Kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana sejak 2 Minggu ini sudah sebanyak 50 persen mengalami penurunan secara drastis. Penambahan kasus perhari hanya 14 orang. Dan kasus kematian mulai sejak Bulan Januari 90 persen lebih yang meninggal belum tervaksinasi, sebanyak 4 orang yang meninggal hanya tervaksin dosis I.
Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. I Gusti Bagus Oka Parwata saat dikonfirmasi awak media. “Perkembangan kasus covid di Jembrana mulai minggu lalu hingga minggu ini sudah terjadi penurunan kasus secara drastis. Hal tersebut berkat teman-teman Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana sudah luar biasa sekali sehingg di minggu ini sudah 50 persen kasus penurunan,” terangnya, Selasa (24/8/2021).
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ajak Membangun Pola Hidup Hemat
Untuk penambahan kasus perharinya, lanjut Oka, data yang diterima kemarin penambahan kasus hanya 14 orang perharinya dann tidak ditemukan kasus kematian. Namun pihaknya tetap upayakan, dan rencananya akan pokus penyelesaian vaksinasi yang belum 100 persen untuk dosis I, jadi ada beberapa desa yang masih banyak sisa sasaran yang belum tervaksinasi dosis I.
“Adapun wilayah yang masih mendominasi rendahnya vaksinasi yaitu, daerah kota diantaranya, Desa Batuagung, Kelurahan Loloan, Cupel, Pengambengan, BB Agung, dan Desa Tuwed. Kalau di daerah timur hanya Desa Medewi. “Semua itu kita pokuskan terlebih dahulu, nanti kita akan kontak satgas kecamatan dan desa untuk membuat sosialisasi terlebih dahulu dengan para tokoh disana,” jelasnya.
Carut Marutnya Mobil Dinas Pemkab Kampar
Menurutnya, untuk mempertahankan atau menekan lagi penyebaran covid ini, untuk sementara ini yang bias dioptimalkan dengan cara vaksinasi. Hanya ini yang paling ampuh untuk menjaga tubuh agar terhindar dari covid. “Adapun data yang kami terima sejak mulai bulan Januari sudah 90 persen lebih yang meninggal tanpa tervaksinasi. Adapun yang meninggal setelah tervaksinasi itu hanya 4 orang, itupun mereka hanya tervaksin dosis I. Ini membuktikan bahwa vaksinasi sangat ampuh untuk membentengi diri,” ucapnya.
Dirinya mengajak agar masyarakat sadar ini merupakan tanggunng jawab semua untuk mennhadapi pandemic ini. “Mari semua sadar bahwa ini tanggung jawab kita semua dan masyarakat pun harus bertanggung jawab dengan diri sendiri dan sadar kalau yang belum vaksin segera vaksinasi diri sendiri. Di Kabupaten Jembrana yang berum tervaksin sebanyak 21 ribu orang ini menjadi target kita. Untuk vaksin masih sangat banyak,” tutup Oka. (Sb)






