Persindonesia.com, Bangli – Nasib apes dialami oleh warga Banjar Sama Undisan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli bernama I Made Madra Oktaviana (30). Pasalnya kandang ayam pedaging miliknya ludes terbakar. Tak hanya kandang berukuran 9 meter x 60 meter kebakaran yang terjadi Sabtu (20/12/2025) sekira pukul 00.20 WITA juga meludeskan seluruh isi dalam kandang tersebut.
Berdasarkan informasi yang terhimpun dari saksi bernama Nengah Sari Merta (45) kebakaran diketahui berawal sekira pukul 00.20 WITA saat dirinya berada dalam kamar yang letaknya tak jauh dari kandang, tiba-tiba mendengar suara alaram kandang berbunyi.
Baca Juga :Â Keluarga Resah, Lansia Asal Nyanglan Kaja Tak Kembali ke Rumah
Mendengar alaram kandang berbunyi, dirinya spontan keluar. Dan begitu sampai diluar mendapati kobaran api telah membakar bagian bawah kandang ayam tempatnya bekerja. Melihat hal itu Merta kemudian mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk melakukan upaya pemadaman.
“Meskipun telah menggunakan dua APAR kobaran api tak bisa dipadamkan. Karena api sudah besar selanjutnya saya menghubungi pemilik kandang I Made Madra Oktaviana (korban)”, terangnya.
Berselang beberapa menit korban pun datang dan mendapati seluruh kandang telah terbakar. Dalam kondisi panik dan upaya pemadaman yang kami lakukan tak membuahkan hasil, korban menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bangli. Dan sekitar pukul 01.00 WITA, 2 unit mobil Damkar tiba di lokasi untuk segera melakukan pemadaman.
“Setelah berjibaku hampir 2 jam lamanya akhirnya api berhasil dipadamkan. Guna penanganan lebih lanjut kejadian kebakaran dilaporkan ke Polsek Tembuku”, jelas saksi Nengah Sari Merta.
Baca Juga :Â Salah Paham Berujung Penusukan Sebabkan Pelajar Asal Bangli Kritis
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tembuku, AKP I Putu Dadi mengatakan setelah menerima laporan masuk, pihaknya bergegas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah melakukan koordinasi dengan Damkar Bangli terkait penanganan TKP telah optimal, pihaknya kemudian melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi-saksi.
Adapun barang-barang yang terbakar yakni, 16.000 ekor ayam pedaging yang baru sembilan hari dimasukan ludes terbakar, 1 unit mesin jenset, 1 unit mesin blower, 1 set panel pemanas, serta pakan ayam kurang lebih 389 sak. “Kebakaran yang terjadi mengakibatkan pemilik kandang mengalami kerugian kurang lebih Rp 1,5 Milyar”, ujar Putu Dadi.
Kata Kapolsek, terkait penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh Reskrim Polsek Tembuku bersama Tim Identifikasi Polres Bangli. “Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting alat pemanas kandang yang ada peletnya”, pungkas Putu Dadi. (*)






