Kecamatan Asemrowo Beri Pelatihan, Cara Putus Mata Rantai Covid-19

Surabaya,Persindonesia,- Saat ini siapa yang tidak tahu tentang Covid-19, virus yang mematikan dan begitu cepat untuk penularannya. Makhluk tidak dapat dilihat secara kasat mata yang menakutkan dan mampu menggoncang dunia.

Satgas covid-19 Kecamatan Asemrowo mengambil langkah untuk memberikan pelatihan tracing yang nantinya langsung diterapkan dilapangan.
Dalam penerapan yang dilakukan tracing Kecamatan Asemrowo, seseorang yang terindikasi positif Covid-19, maka kejujuran induvidu diambil untuk siapa saja yang telah kontak setidaknya 2 minggu sebelum terpapar. Selasa (13/7/2021).

Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro melalui Satgas covid 19 Nanik Kristiani, menyampaikan “Hal ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, karena yang kita ambil ini buntut dari orang yang terinfeksi ditempat lingkungan kerja, sekolah dan juga keluarganya, dan siapa saja yang kontak dengan orang yang terinfeksi Covid-19 akan dilakukan tes swap.

Tim tracing ini mengambil langkah ketika ada seseorang yang terinfeksi, maka semua orang yang pernah kontak akan di informasikan dan selanjutnya dilakukan tes swab. didalam satu alamat terdiri dari 2 orang tim yang nantinya mengambil langkah tes swap, positif atau negatif buntut kontak dari seseorang yang terinfeksi Covid-19, jelas Nanik menambahkan.

Keikutsertaan dalam pelatihan tracing ini mulai dari Satpol PP Surabaya Pusat, Dishub, BPB Linmas, Dinas Lingkungan hidup dan ASN sekolah.

Mudah mudahan langkah kinerja yang diambil tracing ini memudahkan jejak lacak kontak untuk mencari siapa saja yang terinfeksi Covid-19. (Hendro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *