Kejurprov Catur Bali 2025 Sukses Digelar, Lahirkan Atlet Berprestasi Harumkan Bali

Denpasar, persindonesia.com – Kejuaraan Catur Provinsi (Kejurprov) Bali 2025 berhasil diselenggarakan dengan lancar dan meriah, menghadirkan bibit-bibit atlet catur terbaik dari seluruh Bali yang siap mengharumkan nama daerah di ajang nasional maupun internasional. Percasi Denpasar sebagai tuan rumah sukses menggelar kompetisi ini di Aula SMAN 5 Denpasar, Jalan Sanitasi No. 2, Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Jumat hingga Minggu, 4-6 Juli 2025.

Persiapan dan Pelaksanaan Kejurprov Bali 2025
Ketua Panitia Kejurprov Catur Bali 2025, I Nyoman Sutarjo, menyampaikan dalam laporannya bahwa penunjukan Kota Denpasar sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar. “Setelah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun lalu di Jembrana, yang kali ini disebut Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Denpasar resmi dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejurprov Bali. Kami berkomitmen mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang agar ajang bergengsi ini berjalan sukses dan lancar,” ujarnya.

Kejurprov Bali merupakan kelanjutan dari Kejuaraan Kota (Kejurkot) dan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) yang telah dilaksanakan oleh masing-masing Pengurus Kabupaten dan Kota sesuai AD/ART Percasi. Hasil Kejurprov ini menjadi tiket utama bagi para atlet untuk berlaga di tingkat nasional, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Ajang Pembibitan dan Pengembangan Atlet Muda
Kejurprov kali ini menitikberatkan pada pembibitan atlet muda dengan menghadirkan 16 kategori usia, mulai dari kategori G untuk anak-anak Taman Kanak-kanak (TK), hingga kategori pelajar SMA dan kategori umum. “Mayoritas kategori memang untuk junior, tapi tahun ini kami juga membuka kategori umum agar atlet dari berbagai kalangan dapat berpartisipasi,” jelas Pak Tarjo.

Ketua Panitia Kejurprov Catur Bali 2025, I Nyoman Sutarjo.

Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan total 220 atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Denpasar mengirimkan kontingen terbanyak sebanyak (71) atlet, diikuti Badung (41), Buleleng (33), Gianyar (14), Jembrana (17), Karangasem (9), Klungkung (19), dan Tabanan (16).

Sistem Pendanaan dan Wasit Profesional
Untuk menjaga kelancaran dan sportivitas, panitia melibatkan 13 wasit terbaik Bali, dipimpin oleh wasit bersertifikat internasional, I Wayan Ekanata Darma Pradnyana, FI., SI., IA. Dalam hal pendanaan, Kejurprov 2025 mengadopsi sistem baru yang menyesuaikan biaya pendaftaran dengan jumlah peserta yang dikirim oleh masing-masing Pengkab dan Pengkot. Jika sebelumnya setiap Pengkab atau Pengkot wajib menyetor Rp.2.500.000 tanpa memperhitungkan jumlah atlet yang dikirim, tahun ini sistem pembayaran disesuaikan dengan jumlah peserta yang dikirim. Pengkab atau Pengkot yang mengirimkan atlet dalam jumlah sedikit (dibawah 10 org) hanya dikenakan biaya minimal Rp1.000.000, sedangkan yang mengirimkan banyak (diatas 10 org) tetap membayar Rp2.500.000. Dan dari Percasi Bali memberikan subsidi sebesar Rp.5.000.000, sisanya ditanggung secara swadaya oleh Percasi Denpasar selaku tuan rumah.

Harapan dan Target Prestasi
Dewa Putu Adnyana Putra, perwakilan Pengprov Percasi Bali, menegaskan bahwa Kejurprov merupakan agenda tahunan yang wajib dilaksanakan sebagai ajang pembuktian kemampuan atlet. “Kejurprov bukan hanya sebagai uji coba, tapi benar-benar panggung prestasi untuk atlet yang akan melangkah ke Kejurnas. Pelaksanaan Kejurnas tahun ini yang akan dilaksanakan di Sulawesi barat akan bersamaan dengan pelaksanaan Porprov Bali di Kabupaten Badung.” ujarnya.

Dewa Putu juga menambahkan bahwa Kejurprov menjadi momen evaluasi penting menjelang Porprov Bali yang akan digelar di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. “Kami berharap atlet yang terpilih dapat memaksimalkan kesempatan ini untuk meraih prestasi maksimal dan membawa pulang medali sebanyak-banyaknya bagi daerahnya,” tegasnya.

Dewa Putu Adnyana Putra, perwakilan Pengprov Percasi Bali.

Hasil Akhir dan Juara Umum
Setelah tiga hari pertandingan yang berlangsung seru dan kompetitif, Denpasar keluar sebagai juara umum dengan raihan 4 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Disusul Buleleng dengan 4 emas, 3 perak, 2 perunggu; Badung 2 emas, 3 perak, 5 perunggu; Klungkung 1 emas, 2 perak, 3 perunggu; Gianyar 1 emas, 0 perak, 1 perunggu; Karangasem 1 emas; Tabanan 1 emas; dan Jembrana yang meraih 2 perak dan 1 perunggu.

Daftar Juara 3 Terbaik di Masing-Masing Kategori
Berikut adalah tiga peringkat terbaik di beberapa kategori utama:

Kategori Senior Putra
1.Raden Syafiuddin (Denpasar)
2.Desmon Apeles Tarigan (Jembrana)
3.Anak Agung Gde Agung
(Klungkung)

Kategori Junior A Putra
1.Brian Surjaya (Denpasar)
2.I Gede Pradnyan Yasguna (Klungkung)
3.Muhammad Salman Alfatah
(Jembrana)

Kategori Junior B Putra
1.Muhammad Zaky Ubaid Al Fakhir (Badung)
2.I Gede Wahyu Adi Putra (Buleleng)
3.I Putu Nathan Nessa Subagia (Denpasar)

Kategori Junior C Putra
1.Anak Agung Ngurah Ramachandra (Badung)
2.Gede Yudi Putra Sastrawan (Buleleng)
3.Alexander Michael Lee (Badung)

Kategori Junior D Putra
1.I Gusti Bagus Nugraha Pranadipta (Buleleng)
2.Elnathan Valentino (Badung)
3.Kadek Lingga Baskara (Badung)

Kategori Junior E Putra
1.Kadek Prabha Wiguna (Buleleng)
2.Putu Kayana Wiryawan (Buleleng)
3.I Kadek Abyaksa Prabaswara (Klungkung)

Kategori Junior F Putra
1.Paulus Javerson Evangelino Antory (Denpasar)
2.I Putu Agustian Pramadhana
(Badung)
3.Kadek Dhiyo Surya Putra (Buleleng)

Kategori Junior G Putra
1.I Ketut Nararya Nandika
(Denpasar)
2.I Gusti Bagus Sudahata (Buleleng)
3.Pasek Ketut Weda Suaranada (Buleleng)

Kategori Senior Putri
1.Hana Apriliana (Gianyar)
2.Devi Noviantari (Denpasar)
3.Kadek Lusiana (Buleleng)

Kategori Junior A Putri
1.Anak Agung Istri Oka Pradnyani (Klungkung)
2.I Gusti Ayu Diah Dwi Rahayu
(Denpasar)
3.Ni Made Suindri Karaskanaka (Badung)

Kategori Junior B Putri
1.Kadek Diva Anggarina Sari
(Buleleng)
2.Ni Nyoman Saskia Permata Sari (Denpasar)
3.Ni Made Ernezta Putri Kurniasi (Gianyar)

Kategori Junior C Putri
1.I Gusti Ayu Genta Paramitha
(Karangasem)
2.Nyoman Yurisaka Kirana Paramartha Putri (Badung)
3.Putu Harshita Deviana (Denpasar)

Kategori Junior D Putri
1.Carissa Ratana Wijaya (Tabanan)
2.Ni Made Devkanya Nandita (Denpasar)
3.Ni Made Cita Cahyanti (Badung)

Kategori Junior E Putri
1.Putu Paramitha Parameswari (Buleleng)
2.Ni Putu Gita Wahyuliantari (Klungkung)
3.Ni Putu Sahima Sri Dewi (Badung)

Kategori Junior F Putri
1.Ni Kadek Dinda Ayu Kiranasari (Denpasar)
2.Maulania Andyk Ulandari
(Jembrana)
3.Ni Kadek Kanaya Ragita
(Klungkung)

Kategori Junior G Putri
1.Made Gangga Aparaesa
(Denpasar)
2.Komang Prisha Kawamacika (Denpasar)
3.Made Ayu Sarinita Wiryastuti (Buleleng).

Penghargaan dan Apresiasi
Seluruh atlet yang berhasil menempati posisi tiga besar mendapatkan trofi berupa piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan partisipasi mereka.

Dalam pembukaan Kejurprov Catur Bali 2025 panitia turut mengundang Ketua KONI Bali, Ketua KONI Denpasar, Ketua Pengprov Percasi Bali, para Ketua Pengkab Percasi, Camat Denpasar Selatan, Kepala Desa Sidakarya, Kepsek SMAN 5 Denpasar

Kejurprov Catur Bali 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah strategis untuk mengembangkan potensi atlet muda Bali agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan semangat juang dan dedikasi tinggi, para atlet diharapkan terus berprestasi dan membawa nama Bali semakin harum di dunia olahraga catur.

Dudick

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *