Persindonesia.com Jembrana – Memasuki tahun ajaran baru penerimaan siswa di beberapa Sekolah Menenah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Jembrana kelebihan kuota saat pendaftaran siswa baru.
Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (dikpora) Kabupaten Jembrana akhirnya menerapkan penambahan daya tampung siswa di delapan SMP Negeri yang kelebihan pendaftar.
Dengan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), penambahan per rombongan belajar maksimal empat siswa atau 36 siswa dari sebelumnya kapasitas 32 siswa. Khusus SMP Negeri 3 Mendoyo di Yehembang, dilakukan penambahan satu rombel.
Libur Panjang, Pencurian Marak di Sekolah, Bupati Harap Pelaku Ditindak Secara Tegas
Menurut data yang didapat, 7 SMP Negeri di Jembrwna yang kelebihan kuota diantara SMPN 1 Negara, SMPN 2 Negara, SMPN 5 Negara, SMPN 3 Melaya, SMPN 2 Mendoyo, SMPN 3 Mendoyo, SMPN 4 Mendoyo. Sedangkan untuk SMP Swasta hingga saat ini sedikit mendapatkan siswa.
Kepala Dinas Dikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra mengatakan penerapan SPM ini telah disetujui, termasuk penambahan satu rombel di SMP N 3 Mendoyo. “Di SMP yang sebelumnya membuka tujuh rombel atau 224 siswa ini ditambah satu rombel,” terangnya. Jumat (30/6/2023)
Menurutnya, zonasi dan bila para siswa ini didistribusikan ke sekolah lain jaraknya sangat jauh. “Meski ada penambahan rombel, jumlah siswa per rombel tetap 32 siswa. Ada satu ruangan yang layak digunakan untuk penambahan kelas. Sehingga total siswa untuk di SMP Negeri 3 Mendoyo itu 256 siswa,” ucapnya.
Wanita 28 Tahun di Ringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo Ini Penyebabnya
Lebih jelasnya Anom mengatakan, untuk tujuh SMP Negeri lainnya, diterapkan penambahan daya tampung siswa per kelas (rombel). “Dari sebelumnya 32 siswa, digemukkan menjadi maksimal 36 siswa per rombel. Sehingga kelebihan pendaftar di masing-masing SMP Negeri itu bisa tertampung. Tidak ada siswa yang tercecer jauh dari rumah dengan lokasi sekolah,” pungksanya. (Sur)






