Kesehatan Fisik dan Jiwa Jadi Penentu Kelayakan Calon Bupati Jembrana

Persindonesia.com Jembrana – Tes kesehatan 2 bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Jembrana dilakukan selama 2 hari di Rumah Sakit Bali Mandara Denpasar pada tanggal 1 sampai 2 September 2024 berbarengan dengan tes kesehatan calon Gubernur Bali.

Kedua pasangan calon I Made Kembang Hartawan – I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang – Ipat) dan I Nengah Tamba – I Made Suardana (Tamba – Dana) mengikuti 2 kali tes yakni di hari pertama tes kesehatan fisik dilanjutkan di hari kedua dengan tes kesehatan psikologis (mental)

Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU Jembrana Bidang Teknis Penyelenggara, Ni Gusti Ayu Putu Sudiastari, mengungkapkan bahwa pemeriksaan tes kesehatan bagi calon peserta Pilkada Jembrana dilaksanakan selama dua hari. Dalam 2 tahapan. Proses ini sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) rumah sakit yang mengatur bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam dua tahap.

Mabuk, Sopir Grab Kecelakaan 

“Ada 20 tes kesehatan fisik yang dilakukan pada hari pertama hingga sore hari. Jika tes kejiwaan dipaksakan dilakukan pada hari yang sama, dokter khawatir hal ini dapat mempengaruhi hasil tes kejiwaan karena calon bisa mengalami kelelahan,” terangnya, Rabu (4/9/2024).

Saat itu, lanjut Sudiastari, dua pasangan calon dari Jembrana mengikuti tes kesehatan bersamaan dengan calon gubernur di RSU Bali Mandara. Sudiastari juga menekankan bahwa hasil tes kesehatan bersifat rahasia dan tidak dapat diakses melalui sistem SILON (Sistem Informasi Pencalonan).

“Pihak dokter hanya memberikan hasil akhir berupa layak atau tidak layak. Dalam juknis, tidak ada spesifikasi batasan penyakit yang mempengaruhi kelayakan menjadi calon, selama yang bersangkutan masih dapat menjalankan tugas. Pertimbangan utama adalah kondisi jiwa, motorik selama lima tahun ke belakang, dan ke depan,” tambahnya.

Sehabis Adu Mulut Dengan Istri, I Nyoman Rimbawan Ditemukan Gantung Diri

Sudiastari juga menyampaikan bahwa hasil tes kesehatan akan diterima hari ini dan akan diambil langsung ke Denpasar. “Tes kesehatan hanya dilakukan sekali dan tidak ada tes susulan,” tutupnya. Dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *