Persindonesia.com Denpasar – Salah satu program unggulan yang akan di lounching Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna sebelum 100 hari kerja yang sangat membantu warga Jembrana yakni Rumah Singgah untuk warga yang sedang berobat di ke RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah terletak Jalan Pulau Bali No 23 Dauh Puri Kelod, Kelurahan Denpasar Barat (atau bisa masuk dari Jalan Pulau Lombok).
Rumah singgah tetaptnya terletak di di belakang/seberang gedung baru poliklinik RS Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar, sebelum di lounching dan masih dalam tahap renovasi telah menarik perhatian warga Jembrana yang sedang melakukan pengobatan di Denpasar, bahkan beberapa keluarga pasien dari Jembrana sempat mengunjungi rumah singgah tersebut.
Salah satu pengawas di rumah singgah bernama Marogan saat ditemui mengatakan, dalam waktu dekat ini rencananya rumah singgah akan di launching “Ya rencana diresmikan 13 Maret dan Lounching pada 23 Maret. Untuk furniture sudah masuk kamar. Sedangkan pekerja masih menyelesaikan renovasi di sejumlah bagian kamar,” terangnya, Selasa (11/3/2025).
Dishub Kota Tangerang Buka Posko Validasi Peserta Mudik Gratis Kemenhub 2025
Saat dikonfirmasi via telephone Kepala Dinas Sosial Jembrana, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya belum bisa mengungkapkan besaran anggaran yang dialokasikan untuk program ini. “Nanti kami sampaikan saat peluncuran resmi. Saat ini semuanya masih dalam proses agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. Yang jelas, program ini menjadi prioritas kami,” jelasnya.
Rumah Singgah ini diperuntukkan bagi warga Jembrana yang memiliki KTP setempat dan sedang menjalani perawatan atau mendampingi keluarga di RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah. “Astungkara, semoga program ini bermanfaat dan berjalan dengan baik. Kami berupaya menyiapkan semuanya dengan maksimal. Mohon kesabaran dan doa dari masyarakat,” tambah Kadis Sosial.
Salah seorang warga Jembrana yang istrinya tengah menjalani perawatan di RS Sanglah bernama Erdi Suradipradja mengungkapkan kesannya setelah mengunjungi lokasi.
Astaga! Sejumlah Kepala Dinas Diperiksa Polres Jembrana
“Tempatnya nyaman, bersih, dan memiliki privasi karena setiap kamar dilengkapi dengan kamar mandi dalam. Lokasinya juga sangat dekat dengan rumah sakit, sehingga sangat membantu masyarakat. Kami berharap ini menjadi program prioritas yang berkelanjutan,” harapnya.
Sementara Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengatakan, menegaskan bahwa Rumah Singgah ini merupakan bagian dari janji kampanye yang menjadi program unggulan dalam visi dan misi kepemimpinannya bersama Wabup Ipat. “Renovasi bangunan yang memiliki 18 kamar ini kami harapkan segera rampung agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jembrana,” ujarnya.
Bupati Kembang juga menambahkan bahwa program ini lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi warga Jembrana yang harus tidur di gang rumah sakit atau di emperan toko saat menunggu keluarga yang dirawat di RSUP Prof. dr. IGNG Ngoerah.
Marak Vila Bodong, Dewan Jembrana Sidak Tempat Wisata di Desa Yeh Sumbul
“Dengan adanya Rumah Singgah ini, warga yang mendampingi pasien tidak perlu lagi tidur di tempat yang kurang layak. Hanya dengan berjalan 5-10 menit, mereka bisa beristirahat dengan nyaman di Rumah Singgah,” tambahnya. red






