Kisah Nelayan Temukan Jenazah Saat Dikerumuni Burung Laut di Perairan Pebuahan

Persindonesia.com Jembrana – Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di perairan Pantai Pebuahan, Jembrana, pada Rabu (9/7) pagi. Sekitar pukul 07.00 Wita, seorang nelayan menemukan sesosok jenazah, bahkan telah dikerumuni oleh gerombolan burung. Jenazah tersebut diduga kuat adalah salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali beberapa waktu lalu.

Jenazah ditemukan dalam kondisi terapung di laut sekitar dua kilometer dari bibir pantai. Penemuan bermula saat seorang nelayan bernama

Salah satu nelayan yang menemukan jenazah tersebut bernama Miftah Hurahman (40) mengatakan, dirinya awalnya berangkat mancing cumi (kenus) di tengah, akan tetapi dirnya terkejut yang ditemui ternyata jenazah.

Dua Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Dievakuasi ke Banyuwangi untuk Identifikasi

“Awalnya saya berangkat mancing sekitar pukul 06.00 Wita. Saya sempat mencari ikan kenus di pinggiran, tapi tidak ada. Jadi saya langsung ke tengah laut,” ungkap Miftah saat ditemui di pesisir Pantai Pebuahan.

Sesampainya di tengah, ia melihat gerombolan burung laut mengitari sesuatu yang tampak mencurigakan.

“Saya kira awalnya pelampung. Tapi saat saya dekati, ternyata itu jenazah. Posisi jenazah tengadah ke atas, dan kelihatan berjenis kelamin laki-laki,” jelasnya.

Secara Berturut-turut, Nelayan Temuakan 1 Lagi Jenazah di Perairan Pantai Pebuhaan

Miftah mengaku tidak berani mendekat lebih jauh. Ia segera meminta bantuan nelayan lain di pinggir pantai sembari tetap mengawasi posisi jenazah agar tidak hanyut terbawa arus.

“Saya jaga dari jauh sampai teman-teman datang. Saya temukan jenazah itu kira-kira pukul 07.00 Wita,” tambahnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *