Denpasar | persindonesia.com – Kakesdam IX/Udayana, Kolonel Ckm I Made Mardika membuka pelaksanaan vaksinasi kepada anak- anak di Makesdam IX Udayana. Secara khusus Kakesdam mengawali memberikan vaksin kepada anak penerima pertama vaksinasi.
Disela kegiatan Kakesdam menjelaskan kepada awak media, Atas ijin dari Pangdam IX Udayana dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali pada hari ini Jumat 2 Juni 2021 Jajaran Kesdam IX Udayana untuk hari pertama mengadakan vaksinasi khusus kepada anak-anak dari umur 12 hingga 17 tahun, adalah vaksinasi yang pertamakali bagi anak-anak se-Bali dan se-Kodam di seluruh Indonesia, dilaksanakan di Puskasad (Pusat Kesehatan Angkatan Darat) lapangan Markas Kesdam IX Udayana jalan Sudirman Denpasar Bali.
Kegiatan vaksinasi ini tidak hanya di Bali saja tapi serentak , di Singaraja, di Mataram, juga di Kupang.
Sebelumnya kami telah melapor kepada Kodam IX Udayana dan diijinkan hari ini melakukan vaksinasi kepada anak-anak umur 12 hingga 17 tahun, dengan sasaran anak-anak keluarga besar TNI dan juga umum menggunakan vaksin Cinovak untuk usia anak dibawah 17 tahun, dengan takaran 1/2 cc sesuai dengan rekomendasi BPOM dan Ikatan Dokter Anak Indonesia, terang Kakesdam IX/Udayana, Kolonel Ckm I Made Mardika.

Lebih lanjut dijelaskan, kami menyediakan dua jenis vaksin AstraZeneka untuk anak diatas umur 17 tahun dan Sinovak untuk anak-anak usia dibawah 17 tahun.
Dengan sasaran target sebanyak 300 orang anak dalam satu hari, juga dibarengi oleh orang dewasa.
Terkait kesediaan vaksin di Bali cukup banyak dan semoga sasaran argar bisa tercapai dengan segera,di Bali sendiri sasaran targetnya sebanyak tiga juta duaratusan anak, namun bertambah menjadi empat jutaan anak. Untuk vaksin ke dua akan dilaksanakan di tempat yang sama setelah 28 hari dan vaksinnya telah tersedia, jika kurang tentu kami akan minta lagi , ungkapnya mengakhiri, disela kegiatan vaksinasi.

Kakesdam juga diberi kesempatan untuk mengawali memberikan vaksin kepada anak yang divaksin pertama bernama Krisna.
Salah seorang anak yang lain Santi Ulandari 16 tahun, seusai di vaksin mengungkapkan salah satu alasannya mengikuti vaksinasi agar bisa segera bisa sekolah dan bertemu dengan teman-temannya yang saat ini mereka berteman di alam maya internet. Merasa sehat dan penuh semangat, tidak ada gejala efek samping, ungkapnya.
Berikut ulasan Persindo Chanel






