Komunitas Jogoboyo ajak peserta Kongres HMI, jaga kondusifitas Surabaya

SURABAYA,Persindonesia, – Proses menentukan pucuk pimpinan tertinggi HMI mengalami kericuhan, dalam acara kongres tersebut dengan saling melempar kursi diantara para peserta kongres sehingga menyebabkan beberapa kaca gedung Islamic CenterĀ  Surabaya pecah karena ulah perserta, 24/3/2021

Untuk menjaga Kota Surabaya tetap kondusif, H. Ahmad Badrut Tamam Ketua Jogoboyo menghimbau dan mengajak para Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sedang berproses dalam kongres, tetap menjaga keharmonisan dan kenyamanan Kota Surabaya.

Ajakan Cak Tamam utarakan mengingat kabar ricuh di arena Kongres HMI ke XXXI yang digelar di Islamic Center Surabaya.

ā€œSaya mohon kepada sahabat kader HMI untuk ikut serta dalam menjaga kondusifitas keamanan di Kota Pahlawan ini, Kota Surabaya sudah cukup damai dan kondusif, Kami hargai proses jalannya demokrasi dikongres ini,ā€ Kata Badrud Tamam,

Cak Tamam juga mengaku telah menyiapkan para kader Jogoboyo di 31 kecamatan se Surabaya agar stanby dan siap siaga mengawal kongres HMI kali ini. Ia utarakan demi mengantisipasi kemungkinan kericuhan di kota pahlawan.

Ia pun berharap agara para kader HMI agar menghormati kultur sosial budaya yang ada di Surabaya, demi keamanan dan kenyamanan bersama.
ā€Kami tidak akan mentolelir tindakan anarkis terjadi dikota Surabaya, kami bersama TNI dan POLRI akan mengahalau siapapun yang mencoba berbuat rusuh di kota kami, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Jadi saling menghormati, jaga Kota Surabaya,ā€ tegasnya. (ayu/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *