Kongkorong Alat Tradisi Desa Haruna Dayak Yang Unik Untuk Menanam Padi

Persindonesia.com Barabai – Jika anda berkunjung ke Dusun Tamburasak, Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (HST) Kalimantan Selatan. yang berada di kaki pegunungan Meratus, anda akan melihat Lebat nya Hutan dan hamparan hijau padi yang subur di lereng Gunung.

Namun tahukan anda ada sebuah alat yang sangat unik saat musim tanam padi gunung ini. “Kongkorong” biasa warga menyebut atau nama dari alat Penumbuk untuk Melubangi tanah saat proses penanaman padi, penanaman atau orang Hulu sungai menyebutnya, menugal, atau  lmusim tanam tugal seperti sekarang ini.

Menanam padi gunung tidak sama dengan menanam padi di sawah yang berair,  atau pada dataran rendah. Menanam padi gunung atau menugal (tugal). Dengan cara butiran padi yang di masukan kedalam lobang yang sudah di tumbuk dengan alat yang biasa warga pegunungan menyebutnya Kongkorong.

Bukan sebuah keharusan dalam penanaman padi, tapi Kongkorong seperti sebuah karya seni yang  begitu di gemari di musim tugal seperti sekarang. Selain bunyi atau iramanya yang khas, Kongkorong tidak mudah di pakai oleh orang biasa tanpa latihan khusus, dan juga  pembuatan nya pun memerlukan keahlian khusus.

Salah satu warga Dusun Taburasak, Hadri 57 tahun menuturkan Kepada awak media ini, Rabu 16/11/2022. Saat ikut  melakukan aktifitas menanam (manugal)red,. Hadri menjelaskan. “Kongkorong seperti alat yang sudah menjadi kebiasaan warga Tamburasak, alat ini yang harus ada dalam musim tugal pada saat ini, dikarenakan mereka yang  menugal (menanam) tersebut akan banyak warga berdatangan ingin mencoba sekaligus belajar memainkan alat Kongkorong tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Hadri menjelaskan disaat menanam (menugal) biasanya warga bergotong royong, bergantian satu sama lainnya. “Hari ini di wadah ku (Hari ini di tempatku)red. besoknya lagi di tempat yang lain. Yang sudah di sepakati bersama saat memulai musim tanam padi di gunung seperti ini,” tuturnya.

Sementara  Hadri dan warga lain nya   berharap semoga suatu saat nanti Kongkorong bisa tampil di gelaran karya-karya seni yang ada di Hulu Sungai Tengah, (HST)  Bahkan di Provinsi Kalimantan Selatan. Atau  Kalimantan khususnya.

(Faris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *