Lama Tak Dibangun Kontrak Kargo Bakal Dicabut, Gerai Tiket Online Dipindahkan

Persindonesia.com Jembrana – Lebih dari 1 tahun tidak dibangun, kargo di Kelurahan Gilimanuk yang selama ini disewakan bakal kontraknya dicabut. Rencananya tempat tersebut akan digunakan bangunan gerai tiket online yang berada di sisi jalan raya dan di atas taman, yang dinilai sangat mengganggu arus lalu lintas dan dapat menyebabkan kemacetan, akan dipindahkan ke kargo.

Informasi yang dihimpun, dari sebanyak 124 tempat gerai tiket online di Kelurahan Gilimanuk, hanya 12 gerai yang melanggar. Mereka membuka gerai di sisi jalan dan di atas taman, selain itu juga ada laporan penjualan tiket dengan memungut karcis parkir kepada pengguna jasa yang akan membeli tiket.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat pada tanggal 13 Oktober 2023 di ASDP Gilimanuk. Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa 14 gerai yang berada di sisi jalan raya dan di atas taman akan dipindahkan ke kargo.

Galian C di Munduk Kemoning, Satpol PP Menilai Perbekel Melebihi Kewenangan

“Saat rapat kami sudah mengajukan agar mereka bisa masuk buka stand di kargo maupun manuver agar tidak membahayakan pengguna jalan raya,” katanya. Rabu (25/10/2023).

Tony menambahkan, gerai yang ada di pinggir jalan dan di taman tidak untuk berjualan tiket online. Selain itu, gerai tersebut juga sangat membahayakan arus lalu lintas, terutama di malam hari karena minim penerangan.

“Sampai saat ini kami masih menunggu dari Dinas Perhubungan apakah diijinkan mereka buka stand di kargo. Mereka juga berkeinginan berjualan disana. Biarpun pemerintah daerah mempersiapkan dengan bentuk bangunan yang sama, mereka mengaku siap untuk membayar sewanya,” terangnya.

Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 19 M ke Malaysia

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Ketut Wardana Naya, mengatakan bahwa kontrak kargo tersebut sudah ada batasannya. Jika selama 1 tahun tidak dibangun, maka kontrak tersebut bisa dicabut.

“Kontrak ada batasannya selama 1 tahun tidak dibangun, kontrak tersebut bisa dicabut. Kemarin kami sudah melapor kepada BPKAD agar segera kontraknya dicabut, ini sudah melebihi,” jelas Wardana.

Menurut Wardana, jika kontrak kargo sudah dicabut, maka bangunan tiket online baru akan dibangun. Hal ini agar pedagang bisa masuk ke kargo.

Warga Batuagung Protes Galian C, Sopir Truk Ugal-ugalan dan Jalan Berdebu

“Kita siapkan semua. Kami juga berharap gerai tiket online agar tidak ada yang berjualan disisi jalan raya itu bisa membahayakan pengguna yang lain,” tandasnya. Dar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *