
Persindonesia.com Jembrana – Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah kota Kabupaten Jembrana dipadamkan. Langkah itu upaya memperketat penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat di Kabupaten Jembrana. Tak hanya PJU, Lampu penerangan ditempat umum maupun penerangan di tempat-tempat strategis tempat berkumpul juga ikut dimatikan.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, kebijakan itu hasil kesepakatan dengan jajaran Forkompinda Jembrana guna mengantisipasi kerumunan warga dimasa PPKM darurat.
Sinergi dan Kolaborasi Dua Daerah Perkuat Kemampuan Menekan Laju Penyebaran Covid 19
“Kita mengantisipasi terjadinya kerumuman atau aktivitas sekelompok orang yang berpotensi menularkan covid-19. Maka lampu ditempat wisata, lampu penerangan jalan ataupun lampu di tempat umum yang terdapat dibeberapa titik di jantung kota Negara dilakukan pemadaman mulai dari pukul 20.00 WITA. Hal ini berlangsung selama masa PPKM Darurat,” kata Tamba usai pemantauan PPKM darurat bersama forkopimda Jembrana di wilayah Pekutatan hingga perbatasan Kabupaten Jembrana-Tabanan, Kamis Malam (8/7).
Lebih lanjut dijelaskannya, langkah pemadaman sebelumnya berdasarkan sejumlah pertimbangan. Baik itu aspek keamanan serta mendukung ketertiban yang selalu dibackup oleh Polres Jembrana dan Tim Satgas Covid-19. Selama kebijakan PPKM darurat diberlakukan, patroli secara rutin dilaksanakan petugas. Sehingga dari evaluasi itu, mencegah kerumunan lampu penerangan di titik-tiitik potensial warga berkumpul perlu dipadamkan.
Dukung Program Pemerintah, Brimob Bone Kembali Gelar Vaksinasi Di Mako Yon C Pelopor
Terkait hasil pemantauan, Bupati Tamba menyampaikan di sepanjang perjalanan menuju wilayah Pekutatan sampai diperbatasan, ia melihat pelaksanaan PPKM Darurat berlangsung dengan kondusif, aman dan terkendali. Masyarakat dinilainya telah memahami betul penerapan PPKM darurat. Toko-toko maupun warung-warung disepanjang jalan dilihatnya sudah tutup pada pukul 20.00 wita sesuai instruksi.
“Malam ini, pemantauan PPKM Darurat dihari ke-6 ini, saya bersama jajaran Forkompida Jembrana memulai start dari Batalyon 741/Garuda Nusantara bersama-sama bergerak ke wilayah timur Kabupaten Jembrana (Kecamatan Pekutatan) hingga mencapai Perbatasan. Disepanjang perjalanan kita melihat 90% masyarakat sudah tertib dan bagus penerapan PPKM daruratnya,” terang Tamba.
Koramil 414-04/Membalong Dukung Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi
Pemantuan PPKM darurat kamis malam ( 8/7), dibagi menjadi 2 tim. Untuk tim Pertama melaksanakan pemantauan di wilayah timur hingga perbatasan yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Jembrana. Sedangkan team kedua, melaksanakan pemantauan keliling kota Negara yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Jembrana Kompol Marzel Doni.
Turut hadir saat pemantauan malam itu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Kajari Jembrana Triono Rahyudi, Kepala Pengadilan Negeri Negara Ni Wayan Wirawati, Pj Sekda I Made Budiasa serta Wadanyon Mekanis 741/ Garuda Nusantara Mayor Inf. Topan Novianto.(ed27)






