Made Karta Warga Banjar Palak Sukawati Ditemukan Tewas di Aliran Irigasi

Persindonesia.com, Gianyar – Penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di aliran irigasi Subak Gede Sukawati, tepatnya di wilayah Banjar Bedil, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, pada Senin (15/12/2025) menggemparkan warga. Usut punya usut mayat tersebut diketahui bernama I Made Karta (70) asal Banjar Palak, Desa Sukawati.

Berdasarkan informasi yang terhimpun menyebutkan jenazah I Made Karta pertama kali ditemukan oleh I Wayan Widia Adnyana (saksi 1) sekitar pukul 11.30 WITA saat hendak membeli bakso secara tak sengaja melihat tangan dan kaki dialiran irigasi subak (TKP). Melihat hal itu, Widia memberitahukan kepada I Putu Kanwa (saksi lainnya).

Baca Juga : Hotel Grand Sehati INN and Spa di Ubud Terbakar, Seorang Petugas Alami Luka Bakar

Karena penasaran selanjutnya, kedua saksi bersama warga sekitar mendekat untuk memastikan bahwa yang terlihat di aliran irigasi (TKP) adalah benar merupakan mayat manusia yang tersangkut. Untuk selanjutnya saksi Putu Kanwa menghubungi I Wayan Sandi (Kadus) setempat dan Polsek Sukawati.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa yang memimpin langsung penanganan mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan BPBD serta PMI Kabupaten Gianyar, jenazah korban kemudian dievskuasi dan dibawa menuju ke RS Arisanti Gianyar untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil identifikasi awal di TKP, saat ditemukan korban dalam posisi terlentang dengan kepala mengarah ke selatan dan kaki ke utara, serta kaki kanan tertekuk.

“Dari hasil pemeriksaan petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal akibat kondisi lelah dan terpleset”, terang Kompol I Ketut Suaka.

Baca Juga : Terseret Air Bah, Lansia 90 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Tukadaya

Kata Kapolsek, berdasarkan keterangan I Wayan Purna (pihak keluarga korban) menyampaikan jika I Made Karta (korban) diketahui meninggalkan rumah pada hari Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 03.00 WITA untuk mengecek aliran air di Subak Gede Sukawati (TKP).

Hingga akhirnya pada hari Senin (15/12/2025) sekitar pukul 12.30 WITA korban ditemukan tidak bernyawa di aliran Irigasi Subak Gede Sukawati diwilayah Banjar Bedil, Desa Sukawati.

“Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan melaporkan lebih lanjut, serta berencana untuk segera melaksanakan prosesi upacara sesuai adat setempat”, pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *