Persindonesia.com Jembrana – Suasana duka menyelimuti Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Setelah berpulang di negeri seberang, jenazah mahasiswa magang asal Jembrana, I Made Brata (22), akhirnya dijadwalkan tiba di Bali pada Kamis (29/1/2026) malam, dengan proses pemulangan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Jembrana hingga ke rumah duka.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Naker Perin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, mengatakan jenazah diberangkatkan dari Malaysia menggunakan pesawat Malaysia Airlines dan diperkirakan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 18.25 wita
“Penjemputan di bandara akan difasilitasi ambulans RSU Negara untuk mengantar jenazah ke rumah duka. Pemkab juga menyiapkan kendaraan bagi keluarga yang ikut menjemput,” ujar Mirah saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Satpol PP Jembrana Temukan Puntung Rokok di Area Puskesmas Saat Sidak KTR
Setibanya di Bali, lanjut Mirah, proses administrasi di bandara masih harus diselesaikan sebelum jenazah dibawa ke Jembrana. “Estimasi tiba di rumah duka sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 wita,” tambahnya.
Terkait penyebab meninggalnya almarhum, Mirah menyebut kepastian medis masih menunggu hasil analisis sampel dari pihak berwenang di Malaysia. “Dalam surat keterangan kematian disebutkan hasil final masih berproses,” jelasnya.
Terkait biaya pemulangan jenazah, Mirah mengaku, seluruh biaya pemulangan jenazah ditanggung oleh pihak kampus yang memberangkatkan almarhum. Keluarga juga akan menerima santunan dari asuransi pendidikan, yang saat ini masih dalam proses klaim. Pemkab Jembrana turut memastikan keluarga tidak dibebani biaya pengurusan dokumen maupun pengambilan jenazah di cargo bandara.
LANSIA BADUNG Kini Saatnya Bernyanyi Don’t Worry Be Happy
“Kami secara kekeluargaan turut membantu agar proses pemulangan berjalan lancar hingga prosesi pengabenan nanti,” ujarnya.
Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Masyarakat yang hendak bekerja atau magang ke luar negeri diimbau menempuh jalur resmi dan dilengkapi asuransi. “Program legal dan berasuransi sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan,” pungkasnya. Ts






