Persindonesia.com Jembrana – Baru menjabat selama 7 hari Bupati Jembrana I Nengah Tamba SH dan Wakil Bupati Gede Ngurah Patriana Krisna, langsung menggebrak program visi misi yang pada saat kampanye di utarakan yaitu terkait teknologi.
Hari ini Bupati dan wakil bupati melounching program unggulan berbasis teknologi yang bernama Jembrana Emergency Service yang disingkat dengan JES dengan mengusung aplikasi SpeedID yang bisa diunduh melalui Playstore dari handphone android.
Kalap, Pelaku Menusuk Korban Akibat Mikol
Aplikasi yang diberi nama SpeedID tersebut mengusung 9 ithem layanan diantaranya layanan Covid-19, kecelakaan, kebakaran, kriminal, sakit/Ambulance, hewan liar, orang gila/terlantar, bencana alam, dan lainnya. Hari di lounching hanya diluar kecelakaan dan kriminal.
Pusat kendali dari oprasional aplikasi tersebut berpusat di Kantor BPBD Jembrana nanti akan bergulir informasinya di setiap kecamatan yang ada di Jembrana.
Bupati Tamba Dukungan Cindy Widyawati Dalan Ajang Liga Dangdut Indonesia
Kegiatan lounching tersebut dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD dan dari pengembang yang bertempat di Excutive Room Pemkab Jembrana. Jumat (05/03)
“Hari ini untuk mengawali program visi misi 100 hari kami sebagai kepala daerah, kami melouncing program unggulan berbasis teknologi yang bernama Jembrana Emergency Service (JES),” ungkap Bupati Jembrana I Nengah Tamba SH
Girang Tanahnya Dibayar Sesuai Harapan, Warga Teluknaga Dukung Pembangunan
Ia melanjutkan, terkait aplikasi ini untuk instansi belum diaktifkan dikarena masih dalam proses penyempurnaan, kalau di pemerintahan sudah diaktifkan, hari ini kita apresisasi kerja kreatif Dinas Kominfo dan juga teman-teman yang terlibat didalamnya, tentunya kita sudah menjawab tantangan efesiensi dalam rangka pendekatan pelayanan, baik itu pelayanan kesehatan maupun musibah bencana.
“Jadi masyarakat bisa langsung tekan SOS, petugas sudah langsung action dan mungkin dalam waktu tidak begitu panjang dan tergantung jarak, dan pelayanan ada ditempat terdekat di masing-masing kecamatan itu sendiri sesuai daripada zona user lokasi,” jelas Tamba.
Girang Tanahnya Dibayar Sesuai Harapan, Warga Teluknaga Dukung Pembangunan
Ia mengingatkan kepada masyarakat jangan aplikasi ini dipakai main-main, pengguna aplikasi jika akan mendownload akan terkonek dengan informasi pribadi seperti nomer telphone dan juga gmail dan email pengguna itu sendiri, dimana pun ada yang pencet nanti di sistem akan kelihatan profil pribadi beserta nomer telphonnya,
“Aplikasi ini juga sudah tersambung ke Polres Jembrana, jadinya semua data yang akan masuk bisa di pantau dari oprator dan juga pihak Polres Jembrana ini bertujuan sebagai aspek keamanan agar aplikasi ini tidak menjadi bahan percobaan,” tegasnya.
Orari Jembrana Alokasikan Satu Repeater Untuk TMMD Ke 110 Kodim Jembrana
Lebih lanjut Tamba mengatakan, terkait SDM kita sudah konfirmasi dengan berbagai pihak terkait kesiapan mereka sudah siap, nanti jangan terkejut, greetingnya akan tegas, terkait daerah yang blank spot nanti akan diimbangi dengan program JNET yang kita aktivkan kembali pada masa bapak Winasa.
“Melalui dari program JNET di setiap desa, tersebut akan mengcover internet yang ada di wilayah blank spot (tidak ada layanan internet). Terkait aplikasi tersebut nanti kita akan tambah lagi ithem layanan seperti odalan di pura tertentu di daerah Jembrana, ada kulinernya, ini merupakan One Aplication Jembrana,” tutup Tamba. (Sub/Id/Ed)






