SURABAYA, Persindonesia.com,- Lima pria yang mengaku anggota Polisi, dibekuk petugas usai melakukan penipuan dan membekuk salah satu warga yang dituduh melakukan kejahatan.
Mereka, kelompok “Polisi palsu” ini beraksi pada Jumat, 22 September 2023 sekira pukul 23.30 Wib, di Jalan Kalianak Surabaya.
Tiga dari Lima orang pelaku yang dibekuk inisial S (40), MR (35) dan M (28), ketiganya warga Surabaya. Dua lainnya inisial F dan J masih dalam pengejaran.
Dalam aksi mengaku polisi, tersangka S, MR, M, F dan J, kemudian menangkap korban dengan tuduhan telah melakukan perbuatan tindak pidana permainan judi Online, kemudian pelaku meminta sejumlah uang tebusan kepada korban.
“Mereka para pelaku berangkat bersama-sama berboncengan dengan menggunakan sepeda motor dari Jalan Kunti mencari sasaran, pada saat sesampai di Kalianak mengetahui ada salah satu orang laki-laki melintas menggunakan sepeda motor dan kemudian memerintahkan untuk berhenti menepi dengan berkata, ”Saya dari kepolisian”, jelas AKBP Herlina, Kapolres Tanjung Perak, Kamis, 12/10/2023
Begitu korban MIR berhenti kemudian para tersangka S, MR, M, F dan J melakukan penggeledahan badan dan mengecek Handphone korban. Pada saat mengecek Handphone milik korban MIR didapati ada permaianan judi Online, kemudian korban di bawa ke Jalan Margomulyo Surabaya dan para tersangka meminta tebusan uang Rp 2 juta, jika tidak ingin dilakukan penahanan.
“Korban ketakutan dan bersedia memberikan uang yang diminta oleh para tersangka. Mereka sudah beraksi sebanyak 5 kali,” imbuh Kapolres.
Dengan terpaksa akhirnya korban transfer uang, setelah metransfer kepada tersangka M, kemudian korban diperintahkan untuk pulang dan uang hasil kejahatan dengan modus mengaku dari petugas kepolisian dibagi rata oleh para pelaku.
Anggota Unit Idik IV Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang melakukan penyelidikan secara Profesional mengetahui Pelaku sebanyak 5 (lima) orang dan pada tanggal 9 Oktober 2023, dilakukan penangkapan terhadap 3 (Tiga) orang sebagai tersangka.
Mereka dibekuk di tempat yang berbeda, S diamankan di Pom bensin Jalan Jakarta Surabaya dan MR serta M diamankan di Jalan Kalimas Surabaya, pungkasnya. (Sam)






