Membahayakan, Bangunan Sekolah Di Dusun Agung Tanjab Perlu Perhatian, Kondisi Lapuk Termakan Usia

Persindonesia.coma Jambi — Bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah swasta (Mis) parit Haji Tarmum, Dusun Agung, Desa Sungai Terab, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab), Provinsi Jambi. Minggu 28/8/2022.

“Bangunan sekolah tersebut sangat memprihatinkan, dinding dan atap sekolah ini sudah lapuk termakan usia.

Saat melihat kondisi bangunan Sekolah Madrasah Ibtidaiyah ini kami pun terenyuh menyaksikan keadaan bangunan yang sudah sangat memprihatinkan ini”,Ujar seorang teman yang akrab disapa  Habibie,

Habibie melanjutkan,  kami mencoba bertanya terkait kondisi ini ke pihak guru yang mengajar disekolah swasta ini, dan juga saat kami berada disana hadir pula Kepala Dusun Agung Ahmad Basori yang juga ketua komite sekolah tersebut.
Dan diapun menjelaskan terkait kondisi dan harapan dari guru dan para wali murid yang putra-putrinya bersekolah disini.

Awak Media ini mencoba menghubungi Kepala Dusun Agung Ahmad Basori, melalui sambungan telpon, dijelaskan terkait harapan para wali murid yang “Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait, ya seperti Kementerian Agama yang membawahi bidang pendidikan sekolah Madrasah Ibtidaiyah, terkait kondisi bangunan sekolah kami ini. Saya selaku ketua komite sekolah, dan kepala dusun di sini dan wali murid sudah berupaya untuk perbaikan sekolah di dusun kami ini”, harap Ahmad Basori.

Lebih lanjut Ahmad Basori menjelaskan, saya sudah mengadakan rapat dengan para wali murid yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Jamiatul Muta’allimin Dusun Agung untuk perbaikan bangunan sekolah tersebut, kami sudah sepakat dengan wali murid setiap wali murid jika di minta sumbangan untuk perbaikan, dan Alhamdulillah sudah terkumpul sebanyak 4 juta rupiah. Kepala Dusun ini pun menjelaskan, saat ini kami mau membeli meja dan kursi untuk anak anak duduk dan belajar, dan juga bahan dinding dan lain lain nya ujarnya.

Saya selaku Kepala Dusun disini mewakili warga sangat berharap ada perhatian dari pihak Pemerintah Daerah Tanjung Jabung Barat, terkait kondisi bangunan sekolah yang ada di desa kami ini, harapnya.

Lebih lanjut ditanya, Berapa jumlah murid yang bersekolah di sana?. Ahmad Basori menjawab, “Jumlah murid ada 64 orang, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6” jelasnya.

Sementara sampai berita ini ditulis, dari pihak kantor Kementerian Agama Tanjung Jabung Barat, yang membawahi bidang Madrasah ibtidaiyah masih belum bisa di hubungi.

(Faris/JH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *