Mendagri Launching Aksi Gerakan GILAsSampah di Pantai Jerman Kuta Bali

Denpasar (Persindonesia.com) Banyak event yang akan dilaksanakan di Bali mulai dari bulan Oktober 2022 (menjelang G-20), pengelolaan sampah menjadi suatu prasyaratan prioritas, dengan visi misi wujudkan ekonomi hijau, semesta adalah warisan untuk anak cucu di masa depan, pemerintah komitmen kurangi sampah plastik.

Ribuan relawan hadiri Gerakan Inovasi Langsung Aksi Sampah (#Gilasampah) yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri(Kemendagri), berkolaborasi dengan Indonesia International Waste Expo (IIWAS) & TRISENSES, di Bali. melaksanakan agenda kegiatan yang dipusatkan di Pantai Jerman Kuta Bali.

Para relawan yang mengikuti agenda tersebut berasal dari masyarakat sipil, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan komunitas juga berasal berasal dari HEMP Indonesia, W4C (Waste 4 Change), Plastic Change, Badan Pengelola Sampah Desa Adat, Aliansi Zero Waste Indonesia, Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), dll.

Kemendagri, sebagai pihak pendamping, mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Bali untuk bergandengan tangan dan berkolaborasi menyelesaikan permasalahan sampah.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kemenko Marves, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian LHK, Kemendikbudristek, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Serta Kemenparekraf, Kemenkop UKM, Kemendes PDTT, dan BRIN, melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Pemerintah Daerah (Pemda) di kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita), pihak swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan komunitas yang peduli terhadap lingkungan hidup.

Dalam Launching aksi GILAsSampah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A., Ph.D., mengatakan, pemerintah memberikan perhatian ekstra terhadap permasalahan sampah di Bali.
Pengentasan masalah sampah menjadi skala prioritas, utamanya menjelang KTT G20 di Pulau Dewata.
Kita harapkan ini (KTT G20) berlangsung sukses, karena ini adalah salah satu pertaruhan nama baik Indonesia, ungkapnya.

Ia memastikan event GILASampah mendapatkan dukungan banyak pihak, termasuk dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Bahkan meminta agar gerakan ini disebar ke seluruh Indonesia. Kita mulai dari Bali ke Indonesia, ujarnya.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi kepedulian Lembaga Swadaya Masyarakat terhadap permasalahan sampah di Bali, diungkapkan, Semangat ini dipastikan menjadi embrio positif, dalam percepatan penanganan sampah.
Saya cukup kaget ketika dilaporkan, bagaimana antusiasme teman-teman, dan idenya juga muncul dari teman-teman, ungkapnya.

Gubernur mengakui, sampah adalah permasalahan krusial bagi Bali, yang notabena merupakan destinasi wisata internasional.
Oleh karenanya, diperlukan langkah nyata lintas sektoral, termasuk dengan pelibatan masyarakat, agar permasalahan ini segera teratasi, bagaimana sampah ini kita selesaikan bersama, pungkasnya.

tim*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *