PERSINDONESIA.COM- Amukan si jago merah (kobaran api) meluluh lantahkan Bangunan dapur milik I Ketut Kena (69) warga Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 14.45 WITA. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta.
Berdasarkan informasi yang terhimpun peristiwa kebakaran diketahui berawal saat saksi Ni Ketut Budiasni (64) yang merupakan isteri korban tengah melakukan aktivitas bersih-bersih peralatan persembahyangan (bokor) di rumahnya tiba-tiba mendengar suara krepet-krepet seperti adanya korsleting listrik disertai suara benda jatuh dari dalam bangunan dapur.
Baca Juga : Diawali Ledakan, Boat Naomi Berpenumpang 4 WNA Terbakar di Perairan Nusa Penida
Mendengar suara tersebut, Ni Ketut Budiasni kemudian menghentikan aktivitas untuk selanjutnya bergegas ke arah dapur dan setelah didekati kobaran api sudah membakar dapur. Melihat api sudah membesar saksi Ni Ketut Budiasni segera meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.
Beberapa menit kemudian, Bhabinkamtibmas Desa Aan bersama warga sekitar tiba di lokasi dan langsung berupaya melakukan pemadaman api dengan menggunakan peralatan seadanya serta air. Dan sekitar pukul 15.00 WITA, sebanyak 3 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan.
Kasi Humas Polres Klungkung, IPTU I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran dapur warga Sengkiding tersebut. Lanjut disampaikan, setelah api benar-benar padam dan dilakukan pendinginan oleh Damkar Klungkung, petugas melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Dari hasil identifikasi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya dapur tersebut, meski demikian kebakaran mengakibatkan korban mengalami kerugian materiil kurang lebih Rp50 juta,” terangnya.
Baca Juga : Hujan Deras Melanda, Setengah Badan Jalan Timuhun-Bumbungan Amblas
Kata Kasi Humas, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting hubungan arus pendek listrik yang berasal dari instalasi listrik di bangunan dapur. Hal ini diperkuat dengan keterangan awal saksi.
“Namun begitu, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan petugas lebih lanjut,” pungkas Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.(*)






