Hujan Deras Melanda, Setengah Badan Jalan Timuhun-Bumbungan Amblas

PERSINDONESIA.COM – Sebagian badan jalan (setengah jalur) yang menghubungkan wilayah Desa Timuhun dengan Desa Bumbungan di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung jebol (amblas) akibat guyuran hujan deras yang melanda pada, Minggu (1/11/2026) malam. Jebolnya jalan memicu kekhawatiran, mengingat lokasi jalan yang mengalami kerusakan berada di dekat jurang.

Kasi Humas Polres Klungkung, IPTU I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengatakan jebolnya sebagian badan jalan yang menghubungkan wilayah Desa Timuhun dan Bumbungan diketahui pada hari Senin (2/11/2026) pukul 06.00 WITA. Setelah menerima laporan, Personel Piket Fungsi Polsek Banjarangkan mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi kerusakan jalan.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi, 4 Kios di Pura Kehen  Bangli Porak Poranda dan Akses Jalan Pulasari-Bangbang Putus

“Tergerusnya setengah badan jalan yang terjadi diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjarangkan pada malam sebelumnya,” terang Kasi Humas Polres Klungkung.

Dari hasil pemantuan, lokasi jalan yang mengalami kerusakan berada di dekat jurang, sehingga kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor yang melintas di lokasi kejadian. Sebagai langkah antisipasi, lanjut Kasi Humas, personel Polsek Banjarangkan melakukan pemasangan police line di sekitar lokasi jalan yang jebol sebagai tanda pembatas dan peringatan bagi pengguna jalan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, petugas juga memasang rambu-rambu peringatan di lokasi kejadian agar keberadaan jalan yang rusak dapat diketahui oleh pengguna jalan, khususnya pengendara yang melintas dari kedua arah. “Tak kalah penting, yang dilakukan dengan memberi imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi di lokasi tersebut,” sebut IPTU I Dewa Nyoman Alit.

Baca Juga : Perkuat Konektivitas Antar Wilayah, Pemkab Klungkung Rekonstruksi Jalan Sampalan–Toyapakeh

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) PUPRPKP Klungkung, I Made Jati Laksana saat dikonfirmasi mengatakan begitu laporan diterima pihaknya segera mendatangi lokasi. “Selain dari kepolisian, sebagai antisipasi kami juga memasang rambu-rambu peringatan di seputaran lokasi,” sebutnya.

Menurutnya, untuk melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan tersebut dibutuhkan penganggaran. Sedangkan untuk anggaran perbaikan jalan yang ada saat ini telah habis dan beberapa waktu lalu ada anggaran sebesar Rp800 juta telah habis untuk perbaikan akses jalan Bakas-Getakan yang juga rusak.

“Mengingat anggaran perbaikan jalan tahun 2026 telah habis, maka untuk perbaikan setengah badan jalan Timuhun-Bumbungan yang jebol ini tahun 2027 baru bisa kita lakukan,” ungkap Jati Laksana.

Sebagai langkah yang bisa dilakukan saat ini, kata Jati Laksana, pihaknya berencana memasang terpal dilokasi serta melakukan koordinasi dengan Perbekel di kedua Desa untuk melakukan upaya antisipasi-antisipasi lebih lanjut untuk mengurangi resiko lebih parah terjadi. “Rencananya, besok Selasa (3/11/2026) kita akan turun lagi ke lokasi,” pungkasnya. (*)