Persindonesia.com Jembrana – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blimbingsari, yang terletak di Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, resmi ditutup secara permanen akibat minimnya jumlah siswa. Penutupan ini dilakukan setelah jumlah siswa di sekolah tersebut hanya tersisa 11 orang, yang terdiri dari siswa kelas 3 hingga kelas 6, sementara kelas 1 dan kelas 2 tidak memiliki siswa sama sekali.
Bangunan sekolah masih tetap menjadi aset Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana. Sementara itu, para guru yang sebelumnya mengajar di SDN Blimbingsari sedang dalam proses pemetaan untuk dipindahkan ke sekolah lain, menunggu revisi Surat Keputusan (SK) Bupati.
Tragis! 5 dari 29 Penyu Hijau Mati Mengenaskan Akibat Penyelundupan di Jembrana
Saat dikonfirmasi, Kepala Disdikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, mengonfirmasi bahwa proses penutupan SDN Blimbingsari telah memasuki tahap final. “Untuk sekolah di Blimbingsari sudah tahap final. Artinya, kita sudah petakan gurunya untuk dipindahkan, dan SK Bupati juga telah direvisi akhir tahun kemarin,” ujarnya, Senin (13/01/2025).
Ia mengaku, sebelas siswa yang masih terdaftar di SDN Blimbingsari akan dipindahkan ke SDN 7 Melaya. Namun, kepindahan tersebut baru akan dilakukan setelah proses revisi SK selesai. “Para siswa sudah kita kondisikan untuk pindah ke SDN 7 Melaya. Namun, kepindahan mereka baru dilakukan setelah SK-nya dipetakan. Kami targetkan mereka pindah pada bulan Januari ini, seiring dimulainya semester baru,” tambahnya. TS






