Gianyar,PersIndonesia.Com- Dalam rangka melakukan penanggulangan terhadap dampak bencana alam akibat hujan deras disertai angin kencang, Kepolisian Resor Gianyar (Polres) Gianyar menggelar apel bersama Inkait (Instansi Terkait) dipimpin oleh Wakapolres Gianyar, Kompol Yusak Agustinus Sooai, pada Senin (16/12/24).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Endra Dharma Laksana Polres Gianyar dihadiri oleh Kasdim 1616/Gianyar Mayor Arh Pande Made Sudarta, Wadanyon Zipur Kapten Czi I Gede Ketut Adi Setiyasa, PJU Polres Gianyar, Kasatpol PP Gianyar, I Made Watha, Kabid Damkar Kabupaten Gianyar, I Putu Pradana, Kepala BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, dan Ketua PMI Kabupaten Gianyar diwakili Kepala Markas Made Lokayasa.
Baca Juga : Senderan Tembok SMP Negeri 2 Dawan Jebol Akibat Disapu Hujan, Kerugian Capai 60 Juta
Dalam apel penanggulangan bencana alam saat itu dirangkaikan dengan pengecekan sarana prasarana penanganan bencana alam serta pemeriksaan kelayakan kendaraan Dinas oleh Pimpinan Apel bersama Pimpinan Instansi terkait.
Pada kesempatannya, Wakapolres Gianyar, Kompol Yusak Agustinus Sooai menyampaikan apel kesiapan bersama ini kita gelar dengan tujuan dapat saling bertukar informasi dan data dalam upaya untuk memitigasi bencana alam saat ini. Dalam menghadapi dampak dari cuaca extrim saat ini dìharapkan kita selalu siap digerakkan sewaktu-waktu manakala terjadi bencana alam.
“Dengan itu penanggulangannya dapat digerakkan secara cepat, tepat dan terintegrasi, sehingga kegiatan masyarakat tidak terganggu”, jelasnya.
Baca Juga : Polres Jembrana Tangkap 2 Penjual Pertalite, Diancam Penjara dan Denda 60 Miliar
Menurutnya, dipengujung tahun ini kita dihadapi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, terkadang panas yang melebihi suhu panas secara umum, kemudian hujan tiba-tiba melanda dengan intensitas yang sangat tinggi disertai angin kencang.
Dengan tingginya intensitas hujan bahkan terkadang tiada henti belakangan ini sudah pasti akan berdampak terhadap keseimbangan alam. Bahkan dampaknya menimbulkan peristiwa bencana alam berupa, angin puting beliung, longsor, banjir dan pohon tumbang.
“Dan dari peristiwa-peristiwa bencana yang ada, kita semua berempati terhadap musibah kemanusian ini”, pungkasnya. (DB)






