Surabaya,Persindonesia,- Program Vokasi Universitas Negeri Surabaya mengadakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD Lab School Unesa 2 pada tanggal 15-16/10/21. Tim PKM diketuai oleh Asidigisianti S.P, S.T., beranggotakan Dr. Martadi, M.Sn, Winarno, S.Sn., M.Sn dan Kanya Catya, S.T., M.A, serta Mahasiswa Program Vokasi D4 Desain Grafis yang dilibatkan diantaranya Cristina Handayani, Maharani Kidung Pertiwi dan Ardhi Athallahfi.
“Dampak pandemi COVID-19 menyebabkan pembelajaran tatap muka di SD Labschool Unesa 2 tidak bisa berjalan maksimal” kata Hapsari Dewi S.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Lab School Unesa 2.
Untuk itu, di masa tatanan normal baru, pembelajaran akan menggunakan model blended learning, yaitu perpaduan tatap muka dan tatap maya, oleh sebab itu guru perlu mengembangkan berbagai model dan media pembelajaran yang bisa membantu memudahkan anak belajar.
“Secara psikologis siswa SD masih dalam tahapan berfikir operasional konkrit. Anak akan kesulitan memahami suatu konsep, tanpa ditunjukkan benda wujudnya. Oleh sebab itu keberadaan media menjadi sangat penting untuk pembelajaran bagi anak di SD. Disinilah perlunya guru dilatih mengembangkan media pembelajaran”, ditegaskan oleh Dr. Martadi sebagai narasumber dari kegiatan pelatihan model pembelajaran blended learning dan pelatihan pembuatan media pembelajaran digital berbasis entrepreneur.
Condro Wiratmoko, S.Pd. M.Pd sebagai narasumber kedua memberikan pengkayaan media pembelajaran alternatif dengan memanfaatkan sablon digital dengan polytex untuk digunakan sebagai pembelajaran entrepreneur. (Fadilah)






