Muara Pantai Candikusuma Kembali Telan Korban

Jembrana, Persindonesia.com – Kembali, Muara Pantai Candikusuma menelan korban, salah satu warga benama I Nengah Sirka, 70 tahun, Petani, asal Banjar Sarikuning Tulungagung, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana. Terseret arus muara saat menjaring ikan dengan temannya dan kemudian ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Minggu (7/5/2023) sekira pukul 14.15 wita.

Teman korban bernama I Gede Suta Wijaya, 35 tahun menerangkan. Sekira pukul 11.00 wita, dirinya dijemput oleh korban dirumahnya diajak pergi menjaring di Muara Pantai Candikusuma, Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya. “Kami bersama-sama menjaring ikan di pantai dengan menyeberangi muara pantai yang arusnya saat itu masih kecil,” terangnya.

Wagub Cok Ace Harap IMI Bali Bisa Warnai Sport Tourism di Bali

Suta mengaku, sekitar pukul 13.45. dirinya selesai menjaring ikan dan mendahului menyeberang muara pantai saat arus masih kecil, kemudian menuju lokasi prkir motor. “Saat itu saya melihat korban juga selesai menjaring ikan dan hendak menyeberang muara pantai yang arusnya sudah deras. Saat itu banyak orang meneriaki korban untuk tidak menyeberang, akan tetapi korban nekat nyeberang,” ujarnya.

Lebih jelasnya Suta mengatakan, Saat korban menyeberang, tiba – tiba korban hilang terseret arus sekitar 15 menit dan muncul di ujung barat muara pantai dengan kondisi tersangkut di tali keramba dalam kondisi sudah meninggal dunia. “Kami Bersama warga langsung membantu korban. Saat korban nyangkut di tali keramba, saat dicek korban sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Disalip Bus, Pick Up Terprosot dan Terbalik di Melaya

Sementara salah satu nelayan Bernama Sonhaji 43 thn, Nelayan asal Bajar Melaya Tengah Kaje, Desa Melaya menambahkan, sekira pukul 14.15 wita dirinya sedang berada dilokasi dan melihat korban muncul di permukaan pantai dalam posisi tersangkut di tali keramba. “Saya langsung ikut membantu teman korban mengevakuasi korban yang tengah tersangkut tali kerambah, dengan menyusuri tali keramba. Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi Kaposek Melaya AKP I Putu Raka Wiratma saat dikonfirmasi membernarkan kejadian tersebut. Saat ini sedang ditangani Sat Polairud Polres Jembrana. “Dari hasil pemeriksaan UPTD Puskesmas 1 Melaya bersama Inafis Polres Jembrana, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Korban juga sudah dibawa kerumah duka oleh keluarganya. Selain itu pihak keluarga mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *