Nakes RSU Negara Divaksin Ke 3, Ini Penjelasan Dirut Terkait Vaksin Moderna

Persindonesia.com Jembrana – Terjadinya lonjakan kasus Covid-19 dan diberlakukannya PPKM oleh pemerintah pusat, dimana banyaknya para nakes yang terpapar covid, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kembali vaksinasi ke 3 untuk para tenaga kesehatan rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Hal tersebut juga bertujuan untuk mengcover vaksin sinovac yang sekian bulan efektivitasnya menurun, dan dilanjutkan dengan vaksinasi dosis ketiga dengan vaksin moderna yang efektivitasnya bisa bertahan lama. Vaksin ini berasal dari Amerika dan langsung disalurkan ke Dinas Kesehatan RI. Vaksin ini juga diperuntukan untuk orang yang pernah divaksin sinovak, diawali dengan para Tenaga Kesehatan (Nakes)

Saat dikonfirmasi awak media Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati mengatakan, dosis yang ketiga ini diperuntukan untuk Nakes yang pernah divaksin jenis sinovac, karena kemungkinan efektivitas vaksin yang kedua sudah memudar, berdasarkan banyaknya nakes yang terpapar lagi walaupun sudah tervaksin terakhir tersebut.

“Nakes RSU Negara yang divaksin berjumlah 497 orang dalam jangka waktu minggu ini. Jadi perharinya kita memvaksin sebanyak 70 orang. Yang tidak bisa di vaksin sebanyak 120 orang itu ada yang penyitas, hamil dan ada yang baru ikut vaksin pertama, dan ada yang vaksin ke dua,” terangnya, Senin (9/8/2021).

Ia melanjutkan, terkait dengan efektivitas vaksin sinovac menurun dan dilanjutkan dengan vaksin ke 3 yang bernama vaksin moderna, ini dikhususkan untuk nakes dulu, dikarenakan ujung tombak dari penanganan pasien covid adalah para nakes. Untuk kalangan umum atau yang lainnya mungkin nanti ada kajian tersendiri dari pemerintah.

“Terkait efektivitas dari vaksin sinovac, menurut sepengetahuan saya sendiri, vaksin sinovac setiap bulannya efektivitasnya sampai 6 persen. Kalau vaksin moderna yang baru ini efektivisanya selama 6 bulan sampai 94 persen masih.

Selama dari bulan Juni, imbuh Eka, Nakes RSU Negara yang terpapar virus corona mulai dari dokter, perawat sampai dokter spesialis, keseluruhan mencapai 50 orang. “Itu dikarenakan selama bulan Januari pasien Covid-19 yang ditangani RSU Negara mengalami peningkatan,” jelasnya.

Lebih jelasnya Eka mengatakan, hingga hari ini, peningkatan kasus corona di RSU Negara masih naik turun. “Hari ini ada 6 orang pasien covid yang sudsh sembuh dan kita pulangkan. Untuk persediaan oksigen di RSU Negara untuk sementara ini aman dan tercukupi,” tutupnya. (Sb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *