Persindonesia.com Jembrana – Suhairi korban jukung “Sekar Mawar” yang dihantam ombak dan terbalik diperairan Desa Airkuning pada tanggal 12 Agustus 2021beberapa hari lalu, jenazahnya ditemukan mengambang di Perairan Pantai Air Kuning oleh para nelayan sekira pukul 06.00 Wita.
Setelah dipastikan oleh menantu korban atas nama Asrul Salim dan para petugas kepolisian serta Sar Jembrana. Memang benar jenazah tersebut dipastikan bernama Suhairi warga Banjar Tengah, Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, jenazah langsung dibawa kerumah duka.
Gubernur Apresiasi BRI dan BMPD, Serahkan Bantuan 50 Ton Beras dan 500 Tabung Oksigen.
“Memang benar jenazah yang ditemukan oleh para nelayan tersebut ditengah laut, setelah di identifikasi ternyata memang benar korban bernama Suhairi yang tenggelam di bibir pantai perairan Air Kuning beberapa hari yang lalu,” terang Kapolsek Kota Jembrana Iptu Putu Budi Santika. Selasa (17/8/2021)
Ia melanjutkan, diketahui sebelumnya. Korban Suhairi bersama menantunya Asrul Salim pada tanggal 11 Agustus 2021 pada pukul 15.00 Wita berangkat mancing, saat berangkat cuaca cerah ombak sangat tenang. Besoknya tanggal 12 Agustus 2021.
Walikota Jakarta Timur M.Anwar Kukuhkan Paskibra HUT Kemerdekaan RI ke.76
“Korban bersama menantunya hendak pulang dari mancing sampai di bibir pantai kurang lebih 50 meter, Suhairi turun dari jukung saat itu mereka dihantam ombak besar,” ujarnya.
Lebih jelasnya Santika mengatakan, korban sudah dibawa kerumah duka untuk melakukan prosesi keagamaan. “Sementara itu keluarga korban menerima dengan ikhlas atas kejadian kecelakaan jukung yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan menolak untuk dilakukan autopsi,” tutupnya. (Sb)






