Persindonesia.com Medan – Sekira pukul 13.00 wib, terjadi kejadian tarik menarik antara deplolektor dan nasabah yang merupakan berprofesi sebagai ojek online bertempat di Jalan Perjuangan, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung, tepatnya di Kantor sebuah biro keamanan.
Terjadinya tarik menarik antara deplolektordengan nasabah tersebut, lantaran nasabah menunggak bayar kreditan selama 4 tahun dari tahun 2018 sampai 2022, nasabah selama angguran hanya membayar 4 bulan saja.
Sesuai Janji Bupati Tamba, Para Lansia Tak Mampu Dapat Nasi Tiap Hari
Selain itu, plat sepeda motornya dipalsukan. Kejadian tersebut sempat terjadi perkelahian saling tonjok menonjok antara kolektor dan nasabar yang dibantu komunitas ojek online.
Saat dikonfirmasi awak media salah satu warga yang berada saat kejadian bernama Rinto Simanjutak menuturkan, drivel ojol tersebut merasa tidak senang sepeda motornya mau ditarik oleh deplolektor. Kamis (22/7/2022).
Beri Kenyamanan Warga, Jalan Penghubung Tiga Desa Mulai Dihotmix
“Ojol tersebut menghubungi komunitasnya, saat mereka nyampai, sempat terjadi pukul memukul, tarik menarik. Si ojol tidak senang motornya ditarik ditengah jalan, dan mereka sempat menerikain maling kepada deplolektor tersebut,” terangnya.
Dirinya mendengar langsung dari deplolektor tersebut, penunggakan pembayaran angsuran kredit selama 4 tahun dari tahun 2018 sampai 2022, nasabahnya hanya membayar 4 bulan selama angsuran, dan plat motornya juga di palsukan oleh nasabah.
Dinkes Provinsi Bali Gandeng AIHSP dan Diskominfos Belajar Buat Konten Medsos Inklusif
Setelah berangasur selama 1 jam keributan terjadi, akhirnya nasabah pun berdamai dgn pihak leasing perkaranya langsung ditanganin Polsek Medan Timur, saat diintrogasi petugas, nasabah mengakui kesalahannya. Eben






