Studi tiru Pemkab Bandung Gali Strategi Penerapan ‘web Service’
MANGUPURA Persindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi dengan platform pemesanan hotel. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan akurasi data transaksi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan wajib pajak sektor perhotelan.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menjelaskan sistem tersebut akan memberikan akses terhadap data pemesanan hotel secara lebih akurat. Dengan begitu, pemerintah dapat mengetahui jumlah tamu yang menginap beserta lokasi hotel yang digunakan, sehingga memudahkan proses verifikasi di lapangan. “Apabila kerja sama dengan platform digital ini berjalan optimal, kami akan memiliki data yang valid mengenai tamu yang menginap di setiap hotel. Tim verifikasi tinggal mencocokkan data tersebut saat melakukan audit. Jika ditemukan perbedaan antara data transaksi dan laporan wajib pajak, maka tindakan tegas akan segera dilakukan,” ujar Adi Arnawa.
Menurutnya, penerapan sistem digital tersebut tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga diharapkan menumbuhkan kesadaran para pelaku usaha untuk melaksanakan kewajiban perpajakan secara jujur dan transparan. Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak, Pemkab Badung optimistis penerimaan PAD akan terus meningkat dan mampu melampaui realisasi pada tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan kunjungan kerja ke Kabupaten Badung bertujuan mempelajari berbagai inovasi yang diterapkan dalam meningkatkan PAD, termasuk pemanfaatan aplikasi Web Service yang dikembangkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung.
Ia menilai pengalaman Badung dalam mengintegrasikan teknologi dengan sistem perpajakan daerah dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Bandung. Pasalnya, potensi penerimaan pajak di wilayahnya masih cukup besar dan belum tergarap secara maksimal. “Melalui studi tiru ini, kami berharap memperoleh gambaran yang utuh mengenai penerapan Web Service sehingga dapat diadaptasi di Kabupaten Bandung. Harapannya, potensi PAD yang selama ini belum optimal dapat dimaksimalkan melalui sistem yang lebih modern dan akuntabel,” kata Dadang Supriatna. @Krg*






