Tangerang,Persindonesia.com-Dalam Pelantikan Gabungan pengusaha Kontruksi Nasional (GABPEKNAS) di Hotel Lemo Kelapa Dua Kabupaten Tangerang ,Keluarga besar solo yang juga paman dari Presiden Indonesia Joko widodo menyampaikan pesan agar Pemerintah kabupaten Tangerang memprioritaskan pengusaha daerah dalam kegiatan Kontruksi di kabupaten Tangerang.
Keluarga besar solo, Purnomo, dalam sambutannya berharap dalam kepengurusan Gabpeknas Kabupaten Tangerang yang baru, Pemkab Kabupaten Tangerang memberikan kesempatan pengusaha daerah yang tergabung dalam Gabpeknas bisa mengelola Kegiatan Kontruksi untuk kesejahteraan pengusaha daerah.
“Kalau tadi disampaikan 10%, istilahnya total kerjaan , kalau bisa jangan hanya 10%, 50% untuk peningkatan kemajuan Tangerang.” Katanya menyambung bahasa Sambutan Sekjen DPP Gabpeknas yang berharap 10 % Anggaran APBD bidang Kontruksi bisa dikelola Gabpeknas. Selasa (22/02/2022)
“jadi kami mohon kepada pemerintah daerah apabila memenuhi sarat agar pengusaha daerah bisa lebih di utamakan karena ini untuk kemajuan kabupaten Tangerang ” tambahnya

Ia juga berharap agar pengusaha yang tergabung dalam Gabpeknas profesional berperilaku jujur dalam menjalankan pekerjaan.
“dalam melaksanakan pekerjaan kita harus punya modal, Skil, berkarakter, jangan sampai bestek kontruksinya sekian dibuat tidak sesuai,” kata mantan politisi partai Golkar tersebut.
Sementara itu, Sekjen DPP GABPEKNAS, Mulyadi guntur, berharap Bupati Kabupaten Tangerang A. Zaki iskandar, bisa bekerjasama dengan Ketua DPD GABPEKNAS Kabupaten Tangerang dalam melaksanakan pembangunan.
” sebenarnya saya ingin berpesan pada pa zaki, dia itu pimpinan saya saat di AMPG, karena yang mewakili pa Asda saya mewakilkan pesan ini pada pa Asda, saya yakin pak Bobon ini bisa bekerja sama dengan pak Zaki karena dalam membangun usaha yang diperlukan banyak ngopi dan banyak usaha tidak perlu bersikeras dan berdebat yang penting Kontrak bisa di dapatkan,” katanya sambil sedikit bercanda.
Guntur mempertegas fungsi Asosiasi bagi para pengusaha, yaitu mempasilitasi para pengusaha dalam membantu mengurus persyaratan administrasi perusahaan dan mempasilitasi dengan pemerintah daerah agar bisa bekerjasama dalam melaksanakan pembangunan.
“sertifikasi kedepan butuh keseriusan teman-teman, ingin saya sampaikan bahwa Undang-undang no 2 Tahun 2017 pengganti undang undang no 18 tentang pengadaan barang dan jasa kontruksi. memberikan keluasan pada asosiasi badan usaha untuk membina anggotanya ,termasuk mendapat paket pekerjaan ,” tandasnya.






