BONDOWOSO, PersIndonesia – Banyaknya pekerjaan kontruksi yang diprogramkan pemerintah baik pusat maupun daerah yang kesemuanya itu untuk meningkatkan pelayanan dan roda perekonomian masyarakatnya patutlah kita syukuri.
Namun disisi lain patut disayangkan dan sungguh memperihatinkan adanya salah satu perusahaan atau kontraktor yang terkesan mengesampingkan kelengkapan k3, (keselamatan,keamanan, kesehatan ) para pekerja dalam melaksanakan pekerjaan kontruksi dilapangan sangat miris ketika melihat para pekerja yang tidak memakai alat alat kelengkapan dalam mejaga keamanan dan kenyaman dalam bekerja seperti ,sepatu boots ,rompi,helm pelingdung kepala , dan sarung tangan yang kesemuanya itu diindikasi tidak difasilitasi oleh salah satu rekanan perusahaan kontruksi yang ada di kabupaten Bondowoso.
Dilain pihak , pemilik CV cahaya milandrie yang berinisial m.menjelaskan kepada tim media ini melalui via wa mengatakan ” saya sudah melakukan apa yang harus dilakukan ” tegasnya .
Namun fakta dilapangan para pekerja cv tersebut, saat ditemui tim media ini mereka sama sekali tidak memakai perlengkapan k3 yang seharusnya mereka dapati dari perusahaan / CV cahaya melandrie, tetapi faktanya mereka tidak mendapatkan fasiltas tersebut dan tidak memakainya.
Memang sebagai seorang pengusaha kita memahami untuk mengejar target keuntungan yang sebesar besarnya ,hal itu sudah rahasia umum , tetapi usaha yang bergerak di bidang kontruksi yang melibatkan banyak tenaga kerja manusia harus juga menjaga keseimbangan dengan menerapkan k3 yang sudah ditentukan dalam UU jasa kontruksi no 2 tahun 2017 pada bab 2 Huruf j.karena yang kesemuanya itu tujuannya untuk kemaslahatan antara perusahaan dan para buruh/pekerja.secara manusiawi mereka para pekerja memiliki beban tanggung jawab untuk keluarga dirumah, jadi keamanan,dan kenyamanan mereka dalam bekerja juga patut diprioritaskan !.
Lalu bagaimana langkah tim pengawas dari leiding sektor melihat kejadian yang seperti ini ?….
Dilain pihak tim ini masih belum bisa menemui tim monitoringnya Bersambung ( suwarso )






