PERSINDONESIA.COM – Aktivitas penyeberangan kapal boat diperairan Danau Batur dihentikan sementara, menyusul hembusan angin kencang yang berdampak pada tingginya gelombang Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Hal ini dilakukan sebagai upaya menghindari kejadian yang tidak diinginkan terjadi.
Plt Kepala UPT Penyeberangan Danau Batur pada Dinas Perhubungan Bangli I Wayan Seridana saat dikonfirmasi pada Minggu (13/9/2026) mengatakan, angin kencang yang terpantau sejak Sabtu dini hari berpengaruh terhadap tinggi gelombang di Danau Batur.
Baca Juga : Hadiri HUT ke-34 Perumda Air Minum Panca Mahottama Klungkung, Bupati Satria: Benahi Layanan
Angin kencang disertai tingginya gelombang sangat membahayakan aktivitas penyeberangan. “Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kami selaku penanggung jawab di dermaga menutup sementara aktivitas penyeberangan,” ujarnya.
Ia tidak memungkiri ditutupnya dermaga penyeberangan menyebabkan beberapa wisatawan yang rencananya menyeberang terpaksa balik haluan.
”Setelah, kecepatan angin menurun yang dibarengi dengan mulai turunnya tinggi gelombang, maka aktivitas penyeberangan kita buka pada Minggu mulai pukul 14.00 Wita,”kata Wayan Seridana.
Baca Juga : DPRD Bangli Sepakati Penetapan APBD Perubahan 2026, Dorong Kemandirian Fiskal dan Penataan ASN
Disinggung aktifitas kapal boat yang menyeberang saat situasi normal, kata Wayan Seridana jumlah boat menyebrang rata-rata 2-3 kapal boat per hari.
“Berdasarkan data untuk bulan Juli dan Agustus tercatat 70 kapal boat yang menyeberang,” jelasnya.(*)






