Persindonesia.com, Bangli – Peristiwa kebakaran menimpa gedong penyimpanan prelingga Barong, Rangda, serta prelingga Srengi milik Dadia Pemecutan Malet Gusti di Desa Pengelumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut akan tetapi 3 buah prelingga yakni Barong Macan, Rangde dan Serengi ludes terbakar dengan kerugian capai Rp. 350 juta.
“Iya benar telah terjadi kebakaran tersebut. Dari hasil penyelidikan petugas, kebakaran diduga akibat adanya korsleting listrik. Dan untuk penyebab pastinya, saat ini petugas masih melakukan pendalaman di TKP”, terang Kasi Humas Polres Bangli, IPTU I Gede Ratwijaya, saat dikonfirmasi Senin (22/12/2025).
Baca Juga :Â Kebakaran Ludeskan Kandang Ayam Warga Sama Tembuku, Pemilik Merugi Hingga 1,5 Milyar
Lanjut disampaikan, peristiwa kebakaran yang terjadi pada hari Minggu (21/12/2025) sekira pukul 07.00 WITA diketahui berawal saat saksi 1 bernama I Gusti Made Puri tengah berada di rumah tak jauh dari TKP, tiba-tiba mendengar keponakannya berteriak ada asap di merajan.
Mendengar teriakan tersebut Gusti Made Puri bergegas lari ke merajan dan mendapati api sudah membakar Prelingga Barong, Rangda dan Serengi. Dalam keadaan panik saksi berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Untuk kemudian dengan dibantu warga saksi melakukan upaya pemadaman api menggunakan air dari kolam yang ada di pekarangan rumahnya.
“Api berhasil dipadamkan, sehingga kebakaran tidak sampai meluas ke lokasi atau pemukiman warga sekitar”, terang Kasi Humas Polres Bangli.
Kata Ratwijaya, setelah laporan kebakaran diterima petugas dari Polsek Susut dan Tim Identifikasi Polres Bangli segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk selanjutnya melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil identifikasi petugas adapun barang-barang yang terbakar yakni, 1 buah Prelingga Barong Macan, 1 buah Prelingga Rangda dan 1 buah Prelingga Srenggi.
“Akibat kebakaran yang terjadi pengempon pura Dadia Pemecutan Malet Gusti mengalami kerugian hingga Rp 350 Juta”, ungkap Ratwijaya.
Baca Juga :Â Salah Paham Berujung Penusukan Sebabkan Pelajar Asal Bangli Kritis
Sementara di lokasi kebakaran, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa Arang Bekas Kebakaran, Kepitingan Lampu, dan Bulu Rangda. Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas, kuat dugaan kebakaran diakibatkan adanya konsleting aliran listrik pada kepiting lampu.
“Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, saat ini lokasi kebakaran telah diberi garis polisi (police line)”, pungkas Kasi Humas Polres Bangli. (*)






