Jember,Persindonesia.com – Program penyaluran insentif guru ngaji yang diberikan oleh Pemkab Jember sebesar Rp. 1.500.000 terus berlanjut, Pada selasa 7 Oktober 2025 bertempat di Desa Plerean Kecamatan Sumber Jambe Kabupaten Jember.
Kegiatan ini berlangsung dibalai Desa Plerean para perangkat Desa,perwakilan dari kecamatan juga perwakilan Kesra turut hadir mendampingi penyaluran tersebut, sebanyak 79 penerima sangat antusias menunggu giliran mereka dengan raut wajah penuh kegembiraan dan suka cita.
Salah satunya yaitu Moch Yasir seorang guru ngaji yang sudah mengabdi tanpa pamrih selama puluhan tahun mengaku bangga dan salut terhadap program-program yang diberikan oleh Pemkab Jember. “Alhamdulillah ini sangat membantu kita tidak perlu antri lagi dan selain ini saya sangat senang atas apa yang diberikan Bupati kepada masyarakat yaitu kesehatan gratis saya juga menerima semoga ini terus berlanjut” Kata Moch Yasir.
Pemdes Plerean sebenarnya telah mendata sebanyak 89 orang penerima insentif, Namun dikarenakan adanya keterlambatan dokumen persyaratan dari 10 orang, Maka penerima resmi yang valid menjadi 79 orang, Akan tetapi 10 orang lainnya akan tetap mendapatkan insentif ditahap ke-2 nantinya. “Kami berupaya untuk guru ngaji di Desa Kami (Plerean) mendapatkan semuanya” Ungkap Moch Ali Mukhlas Kades Plerean.
Perlu diketahui untuk penerima insentif ini tidak bisa diwakilkan kepada siapapun kecuali jika memang sudah tidak bisa mengambil sendiri dengan keadaan tertentu. “terkecuali meninggal itu bisa mas dialihkan kepada ahli waris” Lanjut Mukhlas.
Saat ditanya oleh Media terkait penerimaan insentif itu apakah ada potongan ? Kades Plerean Moch. Ali Mukhlas menjamin bahwa para penerima insentif mendapatkan Haknya secara penuh tanpa adanya potongan sepeserpun. “Non Potongan !! Kalo ada potongan dari Desa saya sendiri (Kades) yang akan menindak” Pungkas Mukhlas.(And)






