Pemkab Badung Haturkan Bhakti Penganyar di Pura Ulun Danu Batur, Dukung Kesucian Karya Ngusaba Kedasa

BANGLI pesindonesia.com  – Dalam semangat menjaga warisan spiritual dan budaya Bali, Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Bhakti Penganyar dalam rangkaian Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli, Selasa (15/4/2025). Rombongan Pemkab Badung dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Badung, I Ketut Bagus Alit Sucipta, didampingi oleh istri tercinta, Ny. Yunita Alit Sucipta, serta Ketua TP PKK Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa.

Turut hadir pula jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Badung yang bersama-sama mengikuti rangkaian persembahyangan penuh khidmat. Upacara Bhakti Penganyar ini dipuput oleh Ida Pedanda Putra Giri Kemenuh dari Griya Sembung, Mengwi.

Dukungan Spiritual dan Budaya dari Badung, Dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud bakti sekaligus pelestarian nilai-nilai seni sakral Bali, Ny. Rasniathi Adi Arnawa dan Ny. Yunita Alit Sucipta turut mempersembahkan tarian suci Rejang Giri Putri dan Rejang Renteng sebagai bagian dari ayah-ayahan, memperkuat aura spiritual dalam pelaksanaan karya.

Usai persembahyangan, Wakil Bupati Badung menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Karya Ngusaba Kedasa. “Kami bersyukur dapat berpartisipasi langsung dalam karya agung ini. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa melimpahkan anugerah-Nya bagi keharmonisan alam dan kesejahteraan seluruh umat,” ujar Wabup Bagus Alit Sucipta.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan karya suci tersebut, Pemkab Badung juga menyerahkan punia sebesar Rp 25 juta, yang diharapkan dapat turut mendukung kelancaran upacara dan pemeliharaan pura.

Doa untuk Alam, Harmoni untuk Jagat, Manggala Karya dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Pemkab Badung. Ia berharap, doa-doa yang terlantun dalam Karya Ngusaba Kedasa menjadi berkah tidak hanya bagi masyarakat Bangli, tetapi juga untuk Badung dan Bali secara keseluruhan. “Semoga dengan bhakti yang tulus, Ida Hyang Widhi melimpahkan rahmat dan kerahayuan untuk Jagat Badung, dan Bali rahayu secara menyeluruh,” ungkapnya penuh harap.

Pelaksanaan Bhakti Penganyar ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada alam dan kekuatan spiritual, namun juga wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya dan keagamaan yang telah diwariskan turun-temurun di Bali.  @*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *