Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan Penari Rejang Renteng Saat Pemelaspas Sirkuit All In One

Persindonesia.com Jembrana – Serangkaian acara pemelaspas Sirkuit All In One, Pemkab Jembrana mengerahkan ribuan penari Rejang Renteng dari ibu-ibu PKK se Jembrana. Setiap desa di Jembrana diwakili sebanyak 20 orang ibu PKK, dengan berpakaian adat Bali berwarna putih dan kuning, mereka berkumpul di Sirkuit All In One Desa Pengambengan, Kecamatan mulai dari pukul 06.00 wita.

Pantauan awak media di lapangan, terlihat para penari sangat antusias mengikuti kegiatan sakral te rsebut. Dibilang sakral lantaran mereka akan menarikan tarian sakral yang hanya ditarikan saat kegiatan agama yang disebut Tari Rejang Renteng. Menariknya mereka mempersiapkan diri untuk tarian tersebut mulai sekira pukul 01.00 wita, mulai dari mempersiapkan pakaian sampai merias diri. Senin (26/12/2022)

Bakamla RI Bantu Evakuasi Imigran Ilegal Rohingya

Salah satu penari ibu PKK asal Desa Warnasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana bernama Dewi Ratna saat dikonfirmasi awak media merasa bahagia ikut di acara tersebut, dirinya juga mengatakan acara ini sangat bagus untuk kedepannya terutama untuk pariwisata di Jembrana.

“Kebetulan Kabupaten Jembrana belum ada pariwisata yang betul-betul dikenal seperti daerah lainnya. Dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan kedepan Jembrana semakin maju. Saya bersemangat menikuti acara ini sampai bangun pukul 03.00 wita untuk mempersiapkan semua peralatan mulai kostum dan merias diri,” terwngnya.

Bupati Matur Pakelem  Wujud Syukur Pembangunan Sirkuit All in One

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu ibu PKK yang tidak mau namaya disebutkan berasal dari Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, mengatakan, acara ini bagus dsn ramai, kami semua ikut gembira dan bahagia, semoga acara seperti ini diulang lagi, aura spiritualnya ada. “Saya mulai bangun sekira pukul 01.00 wita untuk mempersiapkan semuanya, mulai dengan kostum dan tata rias

Ditempat yang sama, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, peresmian Sirkuit All in One sudah dilakukan dengan rangkaian Tari Rejang Renteng berjumlah 1.000 orang ibu PKK perwakilan seluruh desa. “Astungkara diisi 1.000 penari Rejang Renteng dari ibu PKK Jembrana,” ujarnya.

Warga Minang Dukung Kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster

Dalam rangkaian event akhir tahun ini, lanjut Tamba, akan ada penampilan 2023 penari SMP dan SMA Tari Bhakti Marga yang diiringi gamelan 50 Jegog pada 30 November 2022 mendatang. “Intinya kita bangkitkan suasana di sini agar benar-benar menjadi pusat kunjungan. Jadi destinasi wisata di Jembrana,” jelasnya.

Tamba mengaku telah menyusun event Motor Cross di Sirkuit All in One pada Hari Raya Kuningan 2023 mendatang. “Kuningan kita rencanakan motr cros di sini. Ini kita masih coba bicarakan dulu,” tandasnya. Vlo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *