PersIndonesia.Com,Klungkung- Dalam rangka memulihkan pasokan Gas LPG 3 KG (Gas LPG bersubsidi) bagi warga miskin akibat terjadinya kelanggkaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan mengadakan operasi pasar gas LPG 3 KG di Desa Dawan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis 7 Agustus 2025.
Guna memastikan operasi pasar Gas LPG berjalan kegiatan mendapat pantuan langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Kepala Dinas (Kadis) Koperasi UKM dan Perdagangan I Nyoman Ardiasa, serta Camat Dawan, Dewa Gede Widiantara.
Baca Juga :Â Apresiasi Festival Surya Metu Nusa Penida, Bupati Satria Harap Dukungan Pusat
“Hari ini kami mengadakan operasi pasar gas LPG 3 KG yang beberapa hari ini terjadi kelangkaan”, ujar Bupati Klungkung, I Made Satria.
Lanjut kata Bupati, pihaknya memerintahkan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan agar berkoordinasi dengan para agen supaya distribusi ke pangkalan kembali normal. Menurutnya, kelangkaan terjadi akibat distribusi dari agen ke pangkalan mengalami kendala.
“Untuk membantu meringankan beban masyarakat maka kami mengadakan operasi pasar disejumlah kecamatan. Sementara untuk di Nusa Penida berdasarkan penelusuran kami distribusinya masih aman, sehingga tidak dilaksanakan operasi pasar”, jelas I Made Satria.
Sementara itu Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Klungkung, I Nyoman Ardiyasa mengatakan, Pemkab Klungkung menggelar operasi pasar LPG 3 kg secara bergantian di beberapa Kecamatan. Diawali dari Desa Manduang kecamatan Klungkung pada Rabu, 6 Agustus 2025 kemarin, dilanjutkan di Dawan Klod, Kecamatan Dawan hari ini. “Untuk selanjutnya operasi pasar akan digelar ke kecamatan lainnya, dengan melibatkan sejumlah agen disetiap wilayah”, jelas Ardiasa.
I Nyoman Ardiasa menyampaikan dalam operasi pasar di Dawan ini, sebanyak 150 tabung disiapkan. Gas LPG 3KG dijual dengan harga Rp18.000. Penjualan dilakukan hanya kepada pengguna langsung, bukan ke pedagang. “Mengingat antusiasme warga, maka pembelian dibatasi satu tabung dan wajib menunjukkan KTP”, bebernya.
Kata Ardiasa, kelangkaan Gas LPG 3 Kg telah terjadi selama lebih dari 2 minggu, akibat adanya kendala teknis dan administrasi. Sehingga mengakibat keterlamabatan pengiriman dari agen ke pangkalan. “Nanti kami akan segera mengkoodinasikan ke agen supaya pendistribusian gas LPG 3 KG kembali normal”, ungkapnya.
Baca Juga :Â Gas LPG Langka dan Harga Melambung, Pj Bupati Sibuk Tik Tok
Sebelumnya, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra juga memantau jalannya operasi pasar yang dilaksanakan diwilayah kecamatan Klungkung tepatnya di Desa Manduang. Pada operasi pasar Rabu, 6 Agustus 2025 tersebut sebanyak 168 tabung yang disediakan agen habis terjual kepada masyarakat.
Sementara itu seorang warga Wayan Murdita mengungkapkan kelangkaan gas 3 KG telah berlangsung sekitar 2 minggu. Akibatnya, belakangan ini dirinya harus mencari gas 3 KG ke kota dengan harga Rp. 22.000. (*)






