Persindonesia.com Jembrana – Pendaftaran dana subsidi pembuatan ogoh-ogoh menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 di Kabupaten Jembrana resmi ditutup pada Jumat, 20 Februari 2026, dengan 225 Sekaa Teruna Teruni (STT) tercatat mengajukan permohonan dari total 281 STT yang ada.
Meski demikian, dari total 281 STT yang tercatat di Gumi Makepung, masih terdapat puluhan STT yang tidak mengajukan pendaftaran. Alasan yang mendominasi ketidakikutsertaan tersebut adalah persoalan administrasi dan kepengurusan yang tidak aktif.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, mengatakan pihaknya telah memperpanjang masa pendaftaran selama tujuh hari sebelum akhirnya ditutup secara resmi.
Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri
“Proses pendaftaran sudah kita perpanjang selama tujuh hari, sehingga hari ini (Jumat) resmi ditutup,” ujarnya, Jumat (20/2)
Sapta menjelaskan, sebagian STT yang tidak mendaftar terkendala masalah administratif, seperti rekening yang tidak aktif serta kepengurusan yang tidak berjalan optimal. Namun, menurutnya, kendala tersebut sejatinya dapat diatasi.
“Pendaftaran dilakukan secara daring dan bisa diakses dari mana saja, asalkan administrasi lengkap. Jadi sebenarnya tidak menjadi hambatan berarti,” jelasnya.
Ulang Tahun Terakhir Jadi Perpisahan, Duka Keluarga PMI Jembrana di Rusia
Selanjutnya, seluruh berkas administrasi dari STT yang telah mendaftar akan diverifikasi oleh tim. Setelah proses verifikasi rampung, hasilnya akan diumumkan dan dilanjutkan dengan tahapan pencairan dana subsidi.
“Target kita pencairan dana dilakukan pada awal Maret. Dana ini tentu sangat dibutuhkan oleh sekaa teruna untuk persiapan pembuatan ogoh-ogoh di masing-masing banjar,” ungkap Sapta.
Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana juga akan segera membahas pembentukan tim penilai ogoh-ogoh, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Penilaian tersebut akan menentukan ogoh-ogoh yang layak mengikuti parade di Catus Pata dalam rangkaian Masikian Festival menjelang Nyepi.
Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Pencurian Sawit di Jebus
“Pekan depan akan kita bahas. Sistem penilaian kemungkinan berbeda dari tahun lalu, menyesuaikan dengan berbagai masukan dari STT,” tandasnya. Ts






