Pengaspalan Jalan Desa, Kades Padamulya Ade Supriatna Gandeng Masyarakat Desa

Persindonesia.com Subang ||
Dalam rangka meningkatkan pembangunan jalan desa yang menggunakan Dana Desa tahap 1 di kampung BKN APIT Rt.26 Rw. 07 Desa Padamulya Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang Jawa Barat, Kepala Desa Padamulya Ade Supriatna sengaja menggandeng Karang Taruna, LPM, pemuda dan beberapa elemen masyarakat, termasuk salah satunya Ketua DPC LPPKI Subang ZAENAL ABIDIN, SH ikut serta mengawal pengerjaan pengaspalan (Hotmix) jalan tersebut, guna menjaga ketransparanan terhadap warga. Pengerjaan pengaspalan (Hotmix) jalan tersebut dilaksanakan pada Kamis 25 Mei 2023.

Pengaspalan jalan sepanjang 240 meter dengan lebar 2 meter itu menelan biaya Rp.89 juta yang diambil dari Dana Desa tahap 1.
Hal ini dikatakan oleh salah seorang yang ikut mengawal pekerjaan pengaspalan itu yaitu Zaenal Abidin, SH salah seorang tokoh pemuda yang juga sebagai Ketua DPC LPPKI Subang melalui sambungan telepon selulernya pada Kamis 2/05/2023.

Zaenal menjelaskan bahwa, “Pengerjaan pengaspalan jalan (Hotmix) untuk volume seperti yang disebut diatas biasanya selasai dalam satu hari saja, sehingga tidak menghambat kegiatan atau aktivitas masyarakat yang akan bepergian atau menggunakan jalan,” ucapnya.

Lebih lanjut Ketua DPC LPPKI Subang Zaenal Abidin mengatakan bahwa dia sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Ade Supriatna yaitu selalu bersinergi dengan menggandeng elemen masyarakat yang ada di Desa Padamulya dalam melaksanakan setiap kegiatan pembangunan Desa, seperti pembangunan sarana jembatan, sarana pemakaman dan pembuatan bak sampah, beliau selalu bersinergi elemen masyarakat.

Dengan adanya sinergitas antara Kepala Desa dengan masyarakat, diharap penggunaan anggaran pun dapat terkontrol dengan baik, efisien dan lebih tepat sasaran,” Ucap Zaenal.

Tidak lupa Zaenal juga menjelaskan, “Kehadiran LPPKI, LPM, Karang Taruna, tokoh masyarakat dan warga setempat dalam pengawasan pembangunan ini sangat diapresiasi oleh Kepala Desa Padamulya Ade Supriatna.
Pasalnya kata Zaenal “Agar penggunaan anggaran dalam pembangunan Desa Padamuya dapat dilakasanakan secara transparan,” tutupnya. (Andy.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *