Persindonesia.com Jembrana – Anak-anak muda yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana yang kebanyakan dari anggota STT salah satu desa berdatangan memenuhi Obyek Wisata Sungai Gelar di Banjar Palunganbatu, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana bertujuan untuk mandi. Situasi tersebut seperti bisa sudah berlansung bertahun-tahun setelah Hari Raya Nyepi.
Pengunjung mulai datang dari pukul 08.00 wita, masyarakat Jembrana terutama anak-anak muda sudah memadati objek wisata Sungai Gelar untuk mandi. Kendati air sungai terlihat berwarna coklat muda setelah banjir, hal ini tidak menyurutkan minat mereka untuk mandi. Kamis (23/3/2023).
Bupati Tangerang Sambut Baik FORSGI Cup 2
Agus Hermawan, salah satu pemuda asal Desa Mendoyo Dauh Tukad, datang bersama teman-temannya  untuk mandi di sungai setelah sebelumnya berkunjung ke Pantai Yeh Kuning. “Seperti biasa seperti hari raya sebelumnya setelah hari raya Nyepi kami menyempatkan datang untuk mandi di sungai setelah datang dari pantai,” ujarnya.
Sementara itu, I Wayan Wisada, salah satu warga setempat yang juga ikut mengurus objek wisata Sungai Gelar, mengatakan bahwa pengunjung mulai berdatangan sekitar pukul 08.00 WITA. “Seperti sebelumnya di Hari Ngembak Nyepi, di pagi hari, yang datang kebanyakan adalah anak-anak muda. Kebanyakan dari mereka mengaku datang dari pantai dan langsung ke sini untuk mandi,” terangnya.
Wisada menjelaskan, puncak ramainya pengunjung diperkirakan terjadi pada pukul 10.00 WITA dan berakhir sampai pukul 13.00 WITA. “Seperti biasanya tahun sebelumnya, setelah anak-anak muda datang, sore harinya baru warga yang membawa keluarga datang untuk mandi. Kali ini animo pengunjung yang datang lebih sedikit dari tahun sebelumnya, di mana saat itu masih dalam pandemi COVID-19,” jelasnya.
Terkait dengan tempat parkir, pihak pengelola objek wisata Sungai Gelar menyediakan dua kantong parkir, satu berada di barat sungai untuk pengunjung yang datang dari Lingkungan Munduk Waru, sedangkan satu lagi berada di timur sungai untuk para pengunjung yang datang dari arah Desa Batuagung. “Para pengunjung tidak perlu khawatir tentang keamanan tempat parkir. Selain pengurus objek wisata, kami juga melibatkan pengamanan dari Pecalang dan juga pihak Babinsa,” ucap Wisada. Sur






