PJ Bupati Jendrika Kick Off “PINTAS” Program Instansi Sehat

Klungkung,PersIndonesia.Com- Penjabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika melaunching Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas Posbindu PTM Pintas Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung di Ruang Rapat Kantor Dinas PMPTSP Mall Pelayanan Publik Klungkung, Jumat (23/8).

Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) secara signifikan diperkirakan akan menambah beban masyarakat dan Pemerintah, karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar dan memerlukan teknologi tinggi.

Baca Juga : Pemkab Bangli Terima UHC Award Katagori Utama 2024 Dari BPJS Kesehatan

Untuk itu, dibutuhkan komitmen bersama dalam menurunkan morbiditas, mortalitas dan
disabilitas PTM melalui intensifikasi pencegahan dan pengendalian menuju
Indonesia Sehat, sehingga perlu adanya pemahaman yang optimal serta menyeluruh tentang besarnya permasalahan PTM dan faktor risikonya pada semua Stake Holder disetiap jenjang pengambil kebijakan dan lini pelaksanaan”,

“Dan Berbagai upaya sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung untuk memngimplementasikan program Pemerintah”, ujar Pj Bupati Jrndrika dalam kesempatan tersebut.

Pj Jendrika beraharap dengan ini upaya pencegahan penyakit di Perkantoran dapat dilakukan dengan melakukan pengendalian faktor risiko dan penemuan dini kasus penyakit menular maupun tidak menular dan penilaian status Kesehatan.

Penemuan dini penyakit tidak menular di Perkantoran dapat dilkembangkan melalui kegiatan posbindu PTM program instansi (PTM PINTAS) yang berbasis karyawan Perkantoran. Melalui kegiatan Posbindu PTM PINTAS diharapkan perkantoran mampu untuk mewujudkan kantor yang sehat, aman, dan nyaman serta karyawan yang sehat, selamat, bugar, berkinerja dan produktif.

“Untuk itu mari bersama sama untuk berprilaku hidup sehat, atur pola makan rajin berolahraga,” ungkap Pj Bupati Klungkung.

Sementara Kadis Kesehatan Klungkung melalui Kepala Bagian Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ketut Ardana menyampaikan situasi Penyakit Tidak Menular di Kabupaten Klungkung pada periode Tahun 2021 sampai dengan Tahun 2023, khususnya untuk penderita Hypertensi belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan.

Hal ini telihat dari angka yang ada pada 3 tahun tersebut yaitu 61,3% tahun 2021, 66,8% tahun 2022, 75,7% tahun 2023.

“Sedangkan untuk penemuan penderita Hipertensi di warga untuk 3 tahun berturut-turut yakni tahun 2021 sasaran 41.327 capaian 7.617 (18,43%), tahun 2022 sasaran 41.673 capaian 4.122 (9,89%), tahun 2023 sasaran 41.973 capaian 3.522 (8.39%) bidang”, jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan PTM dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko perilaku hidup sehat seperti, tidak merokok, konsumsi sayur dan buah lebih dari 5 porsi per hari, konsumsi garam tidak lebih dari 1 sendok teh per orang per hari, konsumsi gula tidak lebih dari 4 sendok makan per orang per hari, konsumsi lemak (minyak) tidak lebih dari 5 sendok makan perorang perhari.

Baca Juga : Gong Dipukul, TMMD Ke 121 Kodim 1610/Klungkung Resmi Ditutup

Selanjutnya aktifitas fisik minimal 30 menit per hari sebanyak 3-5 kali per minggu, tidak mengonsumsi alkohol dan kendalikan stres. Lingkungan yang sehat seperti, bebas polusi udara, kendaraan yang layak jalan, fasilitas umum untuk aktifitas fisik meliputi tempat bermain dan olahraga.

“Dan juga menjaga kondisi tubuh seperti, berat badan ideal, gula darah normal, kolesterol dan tekanan darah normal Hipertensi yang tekanan darahnya”, pungkasnya.(DK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *