Progres Pembangunan Embung Sanur Tahap 1 Kelar 50%

Denpasar Sanur | persindonesia.com -Sedang dibangun Embung Sanur yang bakal jadi objek wisata baru, jadi tak hanya sebagai penanganan banjir, Embung Sanur juga bakal diproyeksikan menjadi objek wisata baru di tengah kota Denpasar.

  Embung yang terletak di Jalan Bay Pas Ngurah, Sanur Kauh, Denpasar Selatan bakal dibangun jogging track, pusat kreasi masyarakat, hingga tempat kuliner.
Berdasar pantauan data yang diperoleh dan pantauan di lapangan , pembangunan Embung Sanur yang dikerjakan oleh PT.Undagi Jaya Mandiri, per 4 Juli 2021 telah mencapai progres pengerjaan sebanyak : 50% dari perencanaan awal sebanyak : 24.819%,dan deviasi sebanyak : 25.181%.


Manager Teknik I GD Arthana Putra, ST, disela kesibukan projek di lapangan singkat menuturkan,
Luas embung sebesar 425 meter di atas tanah seluas 2 hektar, dengan tenaga pekerja sebanyak 28 orang dan terkait Prokes seluruhnya sudah mengantongi surat sudah difaksin pertama, terangnya.

Ia menambahkan, secara khusus timnya dalam kurun waktu sebulan sekali melakukan kegiatan senam kesehatan, cek kesehatan dan juga program makanan sehat, semua dilaksanakan guna kesehatan kerja.
“Kita tunjukkan performa kita tunjukkan hasil”, tukasya.

Sebelumnya dalam acara Ground Breaking Pembangunan Embung Sanur, pada Kamis 27/5 lalu, Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar di tempat ini nantinya setiap minggu digelar semacam festival kuliner. Menjadi kawasan UMKM dan UKM.

Sementara di tempat terpisah Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS-BP), Maryadi Utama mengatakan Embung Sanur dibangun di atas lahan seluas dua hektar yang diawali dari kunjungan dan respon dari Presiden Jokowi pada 18 mei 2019.
Pembangunan embung ini menelan biaya sebesar Rp 70 miliar bersumber dari APBN dibagi menjadi dua tahap tahun anggaran. Yakni Rp 20 miliar tahun 2021 dan Rp 50 miliar untuk tahun 2022.
Pembangunan embung ini untuk mereduksi banjir serta sebagai daerah konservasi air dan obyek wisata baru. Lahannya merupakan lahan Tanah Hutan Rakyat(Tahura). Dan kami juga sudah melakukan MoU, kerjasama dengan UPTD Tahura, demikian.

Berdasarkan record media ini, Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri peresmian Pasar Badung pada 18 Mei 2019 lalu, ketika diberi laporan, Beliau langsung merespon dengan langsung menghubungi Menteri PUPR, alhasil kini telah dilakukan ground breaking, dan semua pihak sangat mendukung pembangunan embung ini.
(Krg).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *