Prosesi Mendak Layon Jro Gede Batur Alitan Dibanjiri Ribuan Krama

Bangli,PersIndonesia.Com-Kepolisian Sektor (Polsek) Kintamani melakukan pengamanan penjemputan (mendak layon) Jro Gede Batur Alitan yang merupakan Tokoh Agama Pura Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerena pada hari Senin (6/1/25). Selain pihak Kepolisian tampak turut dalam kegiatan pengamanan unsur TNI dan Pecalang Desa Adat setempat.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Resmi Diterapkan di Jembrana

Kapolsek Kintamani, Kompol Nengah Sukerena saat dikonfirmasi mengatakan pengamanan ini dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan dan gangguan keamanan selama proses penjemputan jenazah beliau yang datang dari Denpasar menuju Kediaman beliau yang berada di Sebelah Utara Pura Batur Kintamani.

“Dimana antusias warga begitu membludak dalam proses penjemputan jenazah beliau. Untuk itu pengamanan dan pengaturan lalulintas perlu dilakukan”, ujarnya kepada Media PersIndonesia.Com.

Menurutnya, dirinya bersama beberapa warga berjaga di sepanjang jalan yang dilalui jenazah menuju Kediaman Jro gede Batur Alitan untuk di semayankan, sementara menunggu proses lebih lanjut untuk upacara pelebon.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawabnya sebagai Anggota Polri. Tidak hanya bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut serta membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan sosial mendak layon (penjemputan jenazah).

“Saya dan jajaran turut berbelasungkawa dan turut berduka cita atas meninggalnya Almarhumah Jro Gede Batur Alitan, semoga beliau diterima di sisi Ida Sang Hyang Widi Wasa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan”, ungkap Kapolsek.

Baca Juga : Rutan Bangli Gelar Apel Awal Tahun Dirangkai Penyematan Pin WBK Kepada Jajaran

Diketahui Jero Gede Batur Alitan berpulang di usia 90 tahun pada Senin (6/1/25) sekitar pukul 02.00 WITA dalam perawatan di Rumah Sakit Puri Raharja Denpasar. Saat ini, jenazah mendiang sudah berada di rumah duka, pada pukul 11.00 Wita. Dan sebagai tokoh besar adat setempat, jenazah mendiang dijemput oleh ratusan krama. Sesampainya di Desa Adat Batur, disambut oleh ribuan krama dengan iringan gamelan baleganjur di Jaba Pura Ulun Danu Batur.

Dan sembari menunggu upacara pelebon beliau, selama proses ini, untuk umat yang ingin melakukan persembahyangan di Pura Ulun Danu Batur dan di Pura Pangideran Ida Bhatari, untuk sementara tidak dilayani. Umat diimbau untuk ngayeng dari khayangan desa/merajan/paibon, masing-masing. (DB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *